Angklung Jadi Google Doodle Hari Ini, Simak Sejarah dan Jenis-jenisnya
Angklung yang tampil di Google Doodle hari ini merupakan alat musik tradisional Jawa Barat yang pertama kali dibuat sekitar 400 tahun yang lalu
Bahkan kesenian angklung ini telah mendapat pengakuan dari UNESCO sebagai The Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity. Angklung sebagai warisan budaya dunia milik Indonesia yang dideklarasikan pada pada 16 Januari 2011.
Alat musik angklung sudah ada di Tatar Sunda semenjak zaman Kerajaan Sunda. Beberapa catatan dari orang Eropa yang melakukan perjalanan ke Tanah Sunda pada abad ke-19 mengatakan bahwa di daerah ini sering terlihat “permainan” angklung oleh orang-orang setempat.
Angklung memang juga dikenal di daerah-daerah lain di Pulau Jawa, tetapi di tanah Sunda alat musik ini lebih populer.
Sedangkan di Jawa Barat, angklung telah dimainkan sejak abad ke-7.
Orang – orang baduy dari Desa Kanekes masih memainkan angklung tradisional dalam beberapa upacara tradisional mereka.
Baca juga: PROFIL Ellya Khadam Boneka dari India yang Jadi Google Doodle Hari Ini, Inilah Deretan Karyanya
Di perbatasan Cirebon dan Indramayu, tepatnya di Desa Bungko, ada jenis lain dari angklung yang diberi nama angklung bungko yang diyakini telah berusia 600 tahun dan masih terawat dan dipelihara meskipun tidak lagi digunakan.
Di Desa Cipining, Bogor terdapat angklung gubrag yang menurut cerita rakyat setempat berawal dari bencana gagal panen yang menyebabkan kelaparan.
Masyarakat setempat percaya bahwa bencana tersebut terjadi karena kemarahan Dewi Sri.
Penduduk kemudian melakukan ritual dengan pertunjukan seni angklung untuk mengundang kembali Dewi Sri agar turun ke bumi dan memberikan berkahnya bagi kesuburan tanaman padi.
Jenis-jenis Angklung
1. Angklung Kanekes
Angklung Kanekes adalah Angklung yang dimainkan oleh masyarakat Kanekes (Baduy), di daerah Banten.
Masyarakat Kanekes masih memegang erat dan melaksanakan tradisi menggunakan Angklung untuk berbagai jenis upacara tradisional, khususnya yang berkaitan dengan aktivitas pertanian, bukan semata-mata untuk hiburan.
2. Angklung Dogdog Lojor
Kesenian Dogdog Lojor terdapat di lingkungan masyarakat Kasepuhan Pancer Pangawinan, yang mendiami sekitar Gunung Halimun, yang berbatasan dengan wilayah Jakarta, Bogor, dan Lebak.
Baca juga: Sosok Dokter Marie Thomas yang Ada di Google Doodle Hari Ini, Dokter Perempuan Pertama di Indonesia
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/google-doodle-angklung.jpg)