Polresta Mataram Selidiki 282 Motor yang Telah Terjaring, Termasuk Pendalaman Dugaan Motor Curian

Pendalaman atau penyelidikan  yang dimaksud yaitu upaya penegakkan hukum bila terjadi kegiatan perjudian, motor curian, senjata tajam, sampai narkoba.

TribunLombok/Jimmy Sucipto
Kapolresta Mataram, Kombes Pol Mustofa (tengah) saat menjelaskan pendalaman di 282 unit kendaraan sepeda motor yang berhasil diamankan, konferensi pers di Polresta Mataram. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Jimmy Sucipto

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Seusai melakukan operasi gabungan, Polresta Mataram akan selidiki 282 kendaraan bermotor yang telah dijaring, pada Minggu (2/10/2022) dini hari.

Pendalaman atau penyelidikan  yang dimaksud yaitu upaya penegakkan hukum bila terjadi kegiatan perjudian, motor curian, senjata tajam, hingga narkotika.

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolresta Mataram, Kombes Pol Mustofa, dan didampingi oleh Kasat Lantas, Kompol Bowo Tri Handoko.

Bersama Kasat Narkoba, Kompol I MadenYogi Purusa Utama, Kasat Reskrim, Kompol Kadek Adi Budi Astawa serta Kapolsek Sandubaya, Kompol Moh Nasrullah, di Polresta Mataram, Senin (3/10/2022).

Baca juga: Wakil Wali Kota Mataram Meminta CPNS Punya Mental Melayani dan Bekerja Keras

Masih Kombes Pol Mustofa mengatakan bahwa motor-motor yang berhasil diamankan bisa saja merupakan motor curian yang telah lama atau baru saja hilang.

"Akan kita cek nomor rangkanya masing-masing. Juga kepemilikan suratnya," Terang Mustofa.

Begitupun kegiatan yang dilaksanakan sebelum diamankan di Jalan Udayana, diketahui anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah melakukan tindak pidana perjudian.

Dengan cara mengumpulkan uang di masing-masing ketua kelompok, untuk mempertaruhkan siapa yang berhasil finish paling cepat.

Baca juga: Sebagian Jalan Udayana Mataram Bakal Dipasangi Pita Kejut untuk Cegah Aksi Balap Liar

Begitupun dengan kepemilikan senjata tajam maupun narkotika, belum dapat dipastikan oleh pihak Kepolisian.

Pasalnya usai penertiban, pihak Kepolisian belum sempat memeriksakan 282 jok kendaraan sepeda motor.

"Nanti kita cek bersama-sama dengan masing-masing Kepala Satuan. Kalau ada yang kedapatan membawa ya akan kami proses dengan sesuai undang-undang yang berlaku," Tutur Mustofa.

Dan Kombes Pol Mustofa mengatakan 182 sepeda motor yang terjaring saat operasi gabungan dapat diambil pada 14 Oktober 2022.

"Tanggal segitu adalah tanggal sidang yang paling dekat," Tandas Kombes Pol Mustofa.

Baca juga: Polresta Mataram Angkut 282 Motor Balap Liar di Jalan Udayana

(*)

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved