Hari Pariwisata Dunia: Poltekpar Lombok Bersih-bersih di Gunung Rinjani hingga Tanam Bakau

Politeknik Pariwisata (Politekpar) Lombok memeriahkan peringatan Hari Pariwisata Dunia

Penulis: Sinto | Editor: Wahyu Widiyantoro
Dok. Poltekpar Lombok
Aksi bersih-bersih mahasiswa Poltekpar Lombok di Gunung Rinjani dalam rangka memperingati Hari Pariwisata Dunia. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sinto

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH - Dalam memeriahkan peringatan Hari Pariwisata Dunia yang jatuh pada Selasa (27/9/2022), Politeknik Pariwisata (Politekpar) Lombok telah menggelar empat kegiatan sekaligus mulai dari bersih-bersih di Gunung Rinjani hingga menanam bakau di destinasi wisata religi.

"Pertama kami menggelar seminar internasional dengan tema Re-thinking tourism, menghadirkan narasumbernya dari Australia, Malaysia dan tiga perguruan tinggi di NTB," kata Direktur Poltekpar Lombok Herry Rachmat Widjaja, Rabu (28/9/2022).

Dikatakan, yang dibicarakan dalam kegiatan seminar tersebut tentang pariwisata, Baik secara fisik maupun non fisik.

Baca juga: Poltekpar Lombok Gelar Famous 2022, Wujudkan Suistanable Development Goals Bidang Pariwisata

Selanjutnya kegiatan pengabdian dan pengembangan pariwisata di di Destinasi Super Prioritas (DSP) Labuan Bajo dalam bentuk Bimtek Kepariwsataaan guna peningkatan kapasitas SDM desa wisata.

Kemudia yang ketiga pihaknya juga melakukan aksi peduli lingkungan dengan melakukan penanaman pohon bakau di Destinasi Religi makam keramat suci yang berlokasi di Desa Wisata Sugian, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur.

"Terakhir kita menggelar aksi bersih-bersih pada Destinasi kebanggaan masyarakat NTB yaitu Gunung Rinjani fokus pada pelawangan sembalun di ketinggian 2600 mdpl dan di Danau Segara anak pada ketinggian 2000 mdpl," ujarnya.

Dalam aksi tersebut sebanyak 50 orang pegwai dan Mahasiswa ikut terlibat dan melakukan perjalanan spada 22- 25 September 2022.

Poltekpar Lombok menyampaikan pesan agar warga dan wisatawan pada umumnya menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Kemudian menjaga keasrian sehingga destinasi wisata tetap bersih, indah, aman dan nyaman.

"Di hari pariwisata dunia hari ini, pariwisata kita harus terus bangkit dan pulih. Sehingga mampu mensejahterakan masyarakat kita tercinta," pungkasnya.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved