Kamis, 4 Juni 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Berita Politik NTB

Berikut Daftar Nama Komisioner Bawaslu Terpilih Periode 2022-2027: 25 Provinsi Dilantik Hari Ini

Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) 25 Provinsi di Indonesia termasuk Nusa Tenggara Barat (NTB) periode 2022-2027 resmi dilantik, Rabu.

Tayang:
Penulis: Lalu Helmi | Editor: Robbyan Abel Ramdhon
Dok. Istimewa
Berikut Daftar Nama Komisioner Bawaslu Terpilih Periode 2022-2027: 25 Provinsi, Termasuk NTB Dilantik Hari Ini - Suhardi (kanan) Umar Achmad Seth, Itratip, Hasan Basri, Khuwailid (kiri) saat pelantikan Komisioner Bawaslu NTB di Jakarta, pada Rabu (21/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Lalu Helmi

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) 25 Provinsi di Indonesia termasuk Nusa Tenggara Barat (NTB) periode 2022-2027 resmi dilantik, Rabu (21/9/2022) pagi di Jakarta.

Sebelumnya, Bawaslu RI telah mengumumkan nama-nama komisioner Bawaslu Provinsi yang lulus melalui surat Nomor: 316/KP.01.00/K1/09/2022 tertanggal 17 September 2022.

Pelantikan para komisioner Bawaslu 25 Provinsi di Indonesia ini dipimpin langsung Ketua Bawaslu RI Rahmad Bagja.

Ia menyebut, Pemilu tahun 2024 akan berbeda dengan tahun sebelumnya.

Baca juga: Komisioner Bawaslu NTB Terpilih Periode 2022-2027: Itratip, Suhardi, dan Hasan Basri

"Semangat ini, semangat baru. Semangat yang berbeda dari periode sebelumnya. Inilah yang baru yang berbeda ke depan. Pemilu tahun 2024 adalah pemilu yang kompleks, pemilu yang berbeda. Tidak ada petahana. Semakin kompleks. Pilkada akan masuk tahun 2024 juga," kata Rahmad Bagja.

Ia mengingatkan pentingnya koordinasi yang kuat antara penyelenggara Pemilu.

Berbeda perspektif saat menjalankan tugas antar sesama penyelenggara Pemilu merupakan hal yang biasa.

"Patrikan di benak saudara-saudara semua bahwa KPU, Bawaslu, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) punya tujuan dan visi yang sama. Berbeda perspektif kadang terjadi. Itulah masa antara kakak, adek dan juga adek lagi, yang kemudian harus kita hadapi untuk penyelenggaraan pemilu," kata dia.

Baca juga: Tes dengan Sistem CAT, Bawaslu Kota Bima Mulai Rekrut Panwascam

Lanjut dia, KPU merupakan penyelenggara utama, tidak ada Bawaslu tanpa KPU. Sebab itu, kata dia, antara penyelenggara Pemilu punya kesepahaman yang sama.

"Inilah yang harus kita patrikan di dalam jiwa, benak masing-masing. Tugas pelaksanaan pengawasan di seluruh republik Indonesia ini adalah untuk menyukseskan Pemilu yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil," jelas dia.

"Kita punya banyak pengalaman bagaimana bertengkar, kita punya banyak pengalaman bagaimana saling menjatuhkan. Namun, kita harus punya pengalaman bagaimana bersahabat, kita harus punya pengalaman bagaimana harus bekerjasama. Inilah yang ke depan haris kita laksanakan. Tentu tidak melanggar peraturan perundang-undangan," tambah dia.

Adapun tiga nama komisioner Bawaslu NTB terpilih antara lain Itratip, Suhardi, dan Hasan Basri.

“Bersyukur diberikan kepercayaan untuk meneruskan amanah,” kata Itratip.

Sebelumnya enam nama bersaing mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan di Bawaslu RI.

Selain tiga di atas, tiga lainnya yakni Umar Achmad Seth, Syaifuddin, dan Arnan Jurami.

Enam nama ini merupakan hasil dari Tim Seleksi (Timsel) Calon Anggota Bawaslu NTB.

Tiga di antaranya berstatus komisioner petahana di Bawaslu NTB. Yakni Itratip, Suhardi, dan Umar Achmad Seth.

Namun posisi Umar tergeser Hasan Basri yang saat ini menjabat sebagai Ketua Bawaslu Kota Mataram.

Sementara itu, Suhardi dimintai tanggapan atas terpilihnya kembali menyampaikan rasa syukur.

Namun demikian Ia berharap masyarakat tetap mengawasi kinerjanya dan lembaga pengawas pemilu ini ke depan.

“Doa dan kritik ke lembaga ini harus terus dikembangkan,” katanya.

Publik harus terus mengingatkan komisioner agar bekerja secara bersama-sama. Tidak boleh ada yang merasa melebihi satu dengan lainnya.

“Kolektif kolegial harus menjadi yang utama karena tidak ada kebijakan personal dalam kelembagaan. Jadi yang penting adalah kebijakan kolektif,” tekannya.

Kinerja lembaga pengawas ini diharapkan semakin meningkat lagi. Suhardi berharap, Bawaslu NTB dapat semakin optimal dalam melakukan pencegahan pelanggaran.

“Ke depan fungsi pencegahan Bawaslu harus menjadi titik tolak membangun kepercayaan terhadap lembaga ini,” ujarnya.

Yang lebih penting lagi jaminan akurasi perhitungan suara.

Sehingga kepercayaan publik terhadap seluruh rangkaian proses pemilihan terjaga dengan baik.

“Dan kami garansi satu suara yang diperoleh di TPS harus tetap satu sampai ditingkat pusat,” tegasnya.

Sampai diputuskan, mereka telah melewati serangkaian proses seleksi dengan bersaing melawan 110 peserta.

Mulai dari penyerahan berkas pendaftaran, penelitian berkas pendaftaran, tes tulis, tes kesehatan, tes psikologi, hingga akhirnya melakukan proses uji kelayakan dan kepatutan di Bawaslu RI.

Para pendaftar terdiri atas berbagai lantar belakang jenjang pendidikan. Antara lain S1 sebanyak 63 orang, S2 sebanyak 38 orang, dan S3 sebanyak 9 orang.

Berikut Daftar Nama Anggota Bawaslu Terpilih Periode 2022-2027:

1. Sumatra Barat
Alni
Benny Aziz
Muhamad Khadafi

2. Riau
Amiruddin Sijaya
Alnofrizal
Nanang Wartono

3. Kepulauan Riau
Rosnawati
Zulhadril Putra
Mariyamah

4. Jambi
Rofiqoh Pebrianti
Muhamad Hapis
Ari Juniarman

5. Sumatra Selatan
Kurniawan
Ahmad Naafi
Muhammad Sarkani

6. Kepulauan Bangka
Belitung
Em Osykar
Sahirin
Jafri

7. Bengkulu
Faham Syah
Natijo Elem
Eko Sugianto

8. Lampung
Imam Bukhori
Iskardo P. Panggar
Suheri

9. Dki Jakarta
Agustinus Benny Sabdo
Munandar Nugraha
Reki Putera Jaya

10. Banten
Ali Faisal
Ade Wahyu Hidayat
Ajat Munajat

11. Jawa Tengah
Muhammad Amin
Diana Ariyanti
Achmad Husain

12. Di Yogyakarta
Agung Nugroho
Bayu Mardinta Kurniawan
Mohammad Najib

13. Jawa Timur
Nur Elya Anggraini
A. Warist
Rusmifahrizal Rustam

14. Nusa Tenggara Barat
Itratip
Suhardi
Hasan Basri

15. Nusa Tenggara Timur
Nonato Da Purificacao Sarmento
James Welem Ratu
Magdalena Yuanita Wake

16. Kalimantan Tengah
Satriadi
Siti Wahidah
Winsi Kuhu

17. Kalimantan Selatan
Aries Mardiono
Akhmad Mukhlis
Muhammad Radini

18. Kalimantan Timur
Hari Dermanto
Galeh Akbar Tanjung
Wamustofa Hamzah

19. Sulawesi Utara
Ardiles Mario Revelino Mewoh
Donny Rumagit
Zulkifli Densi

20. Gorontalo
Amin Abdullah
Lismawy Ibrahim
John Hendri Purba

21. Sulawesi Tengah
Nasrun
Muh. Rasyidi Bakry
Ivan Yudharta

22. Sulawesi Barat
Nasrul
Hamrana Hakim
Muhammad Subhan

23. Maluku
Subair
Daim Baco Rahawarin
Stevin Melay

24. Maluku Utara
Masita Nawawi Gani
Suleman Patras
Adrian Yoro Naleng

25. Papua Barat
Jhon Charles Imbiri
Elias Idie
Nurlaila Muhamad

(*)

 

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved