Polda NTB Menggodok Strategi Baru Dalam Mencegah Narkotika di NTB

Diakui oleh Kapolda NTB Irjen Pol Djokow Poerwanto, selain menyusun strategi, pihaknya tetap melakukan patroli pemberantasan narkoba.

TribunLombok/Jimmy Sucipto
Kapolda NTB, Irjen Pol Djoko Poerwanto bersama Dir Narkoba Polda NTB, saat menjelaskan strategi baru menanggulangi Narkotika, di Universitas Mataram, Jumat (16/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Jimmy Sucipto

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Kepala Kepolisian Daerah NTB (Kapolda NTB), Irjen Pol Djokow Poerwanto mengaku sedang menggodok strategi untuk memberantas narkotika di Provinsi NTB.

Dan dalam menjawab data narkotika masuk ke Indonesia 95 persen melalui jalur maritim dan berasal dari Golden Triangle, Kapolda memiliki pendapat yang berbeda.

Ucap Kapolda, bahwa narkotika masuk melalui berbagai jalur di NTB.

“Kita akui narkotika yang ada di NTB masuk melalui berbagai jalur. Karena kondisi geografis di NTB membuat narkotika masuk melalui jalur darat dan maritim,” jelas Kapolda.

Baca juga: Cerita Musala Tanzila Khadijah di Kantor PDIP NTB dan Spirit Islam Bung Karno

Diakui oleh Kapolda, selain menyusun strategi, pihaknya tetap melakukan patroli pemberantasan narkoba.

“Walau sedang menggodok strategi baru, kami tetap melakukan patroli di jalur darat maupun maritim,” tutur Kapolda.

Hal tersebut berkaitan dengan komitmen Polda NTB bersama BNN RI dan BNNP Provinsi NTB beserta stake holder lainnya, bahwa Narkotika adalah musuh bersama dan harus diberantas dengan cara yang berbeda.

“Seperti kata Komjen Pol Golose tadi, harus ada cara yang berbeda. Tidak hanya menangkap, pemberkasan, memusnahkan, dan memenjarakan. Tetapi harus ada cara yang berbeda,” kata Kapolda.

Baca juga: Mengintip Mesin Insinerator Buatan Kepala BNNP NTB, Pertama di Indonesia dengan Berbagai Keunggulan

Dan Kapolda sepakat, bahwa akan ada konsep pencegahan narkotika yang baru.

“Nanti ya tunggu selesai digodok. Dan akan kami sosialisasikan hasilnya,” tandas Kapolda.

Baca juga: Menyambut Rakernas NWDI, TGB Sebut Organisasi Islam Harus Berperan Aktif Bangun Bangsa

(*)

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved