Berita Kota Mataram

Pasar Hewan Kembali Dibuka, Namun Harga Ternak hingga Jasa Angkut Alami Kenaikan

Pasar hewan Selagalas kembali dibuka pasca ditutup beberapa bulan akibat pandemi yang menjangkiti ribuan sapi di Lombok.

Penulis: Laelatunni'am | Editor: Robbyan Abel Ramdhon
TRIBUNLOMBOK.COM/LAELATUNNIAM
Pasar Hewan Kembali Dibuka, Namun Harga Ternak hingga Jasa Angkut Alami Kenaikan - Aktivitas pasar hewan Selagalas yang sudah dibuka kembali. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Laelatunni'am

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Pasar hewan Selagalas kembali dibuka pasca ditutup beberapa bulan akibat virus yang menjangkiti ribuan sapi di Lombok.

Suhaimi pedagang sapi asal Gunung Sari mengaku PMK beberapa waktu lalu cukup merugikannya sebagai pedagang.

Karena mobilitas penjualan dibatasi hingga ketakutan-ketakutan masyarakat untuk membeli.

Diceritakan oleh Suhaimi, saat ini harga sapi mengalami kenaikan karena beberapa faktor.

Baca juga: Kasus PMK di Bima Makin Menyebar: Ribuan Ternak Terjangkit, Didominasi Sapi

Seperti kurangnya ketersediaan dan meningkatnya harga perawatan sapi di tengah PMK yang masih menghantui.

"Naiknya hampir Rp1 juta saat ini," tuturnya.

Sekian kenaikan harga sapi, Suhaimi juga mengeluhkan kenaikan harga angkutan ternak.

Ia menceritakan dari Gunung Sari kini harga angkutnya naik Rp10 ribu dari biasanya.

Baca juga: Lombok Tengah Nol Kasus PMK Bikin Peternak Lega, Pembukaan Pasar Hewan Diperpanjang

Ini merupakan dampak dari kenaikan BBM.

Vidia Fibriyani, Kepala UPTD Pasar Hewan menjelaskan, pasar hewan Selagalas sudah dibuka sejak dua pekan terakhir.

"Meskipun sudah dibuka, pemantauan untuk hewan yang terlihat bergejala tidak diizinkan masuk pasar,"ucap Vidia.

Hewan yang masuk pasar dipantau oleh petugas UPTD pasar hewan dan informasinya, Minggu ini sudah ada empat hewan yang tidak diperbolehkan masuk karena bergejala.

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved