Berita Kota Mataram

Perda Baru Kota Mataram, Mulai dari Pendidikan Anti Korupsi hingga Perlindungan Pohon

Empat buah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) telah disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) dalam rapat paripurna DPRD Kota Mataram.

Penulis: Laelatunni'am | Editor: Robbyan Abel Ramdhon
TRIBUNLOMBOK.COM/LAELATUNNIAM
Perda Baru Kota Mataram, Mulai dari Pendidikan Anti Korupsi hingga Perlindungan Pohon - Suasana rapat Paripurna DPRD Kota Mataram. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Laelatunni'am

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Empat buah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) telah disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) dalam rapat paripurna DPRD Kota
Mataram, Senin (12/09/2022).

Keempat raperda yang dimaksud yaitu, Raperda kewirausahaan, Raperda penyelenggaraan pendidikan dan anti korupsi, Raperda penyelenggaraan usaha pariwisata dan Raperda perlindungan pohon.

Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota dewan yang telah menyusun dan membahas serta mengkaji materi empat buah Raperda tersebut.

Sehingga menghasilkan materi Perda yang paripurna dan aplikatif.

Baca juga: Kota Mataram Percantik Jalan Pendidikan dengan Pohon Tabebuya Bunga Kuning

“Dengan ditetapkannya Peraturan Daerah tersebut, kita telah mempunyai instrumen hukum yang jelas dalam mengimplementasikan program dan kegiatan pemerintahan dalam rangka percepatan pembangunan serta peningkatan pelayanan kepada publik,” ungkap Haji Mohan.

Setelah ditetapkannya Raperda tentang penyelenggaraan usaha pariwisata, diharapkan kualitas produk, layanan dan pengelolaan usaha pariwisata dapat selaras dengan nilai-nilai agama, kesusilaan, sosial budaya dan kearifan lokal.

Selain itu, Perda ini juga diharapkan dapat mendukung peningkatan pendapatan asli daerah dari sektor pariwisata, memperluas kesempatan berusaha dan lapangan kerja baru, memajukan potensi pariwisata dan kebudayaan daerah.

Sementara itu, peraturan daerah Kota Mataram tentang Kewirausahaan, diharapkan semakin menumbuhkan semangat berwirausaha dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca juga: Aliran Dana Korupsi Bansos Kebakaran di Bima: Dipakai Tangani Banjir hingga Dibagi-bagi

Kemudian mampu menggerakkan perekonomian daerah, mempererat solidaritas sosial dan membuka kesempatan tenaga kerja baru di Kota Mataram.

Kemudian terhadap penetapan Raperda tentang penyelenggaraan pendidikan anti korupsi, H Mohan berharap dapat melatih para siswa sekolah untuk membiasakan pola hidup tertib, mandiri, peduli dan peka terhadap lingkungan sekitarnya.

Selain itu diharapkan Perda ini dapat dijadikan pedoman bagi guru dalam memberikan bimbingan dan pengasuhan yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari proses pembelajaran terhadap peserta didik di sekolah.

Terkahir penetapan Raperda tentang perlindungan pohon, Wali Kota Mataram berharap hal ini dapat mencegah dan membatasi kerusakan pohon dan dapat menjaga keberadaan dan kelestarian pohon.

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved