Universitas Teknologi Sumbawa
Cara Mengolah Susu Kerbau Sumbawa
Pengolahan susu kerbau dalam bentuk yogurt masih jarang ditemui di Sumbawa.
Penulis: Galan Rezki Waskita | Editor: Dion DB Putra
Oleh Devi Tanggasari, S. TP., M. Si
Dosen Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Teknologi Sumbawa
TRIBUNLOMBOK.COM, SUMBAWA - Sumbawa merupakan daerah yang terkenal dengan hasil alamnya bahkan hingga ke luar negeri.
Sumbawa dikenal sebagai daerah penghasil susu kuda liar dan madu hutan Sumbawa (ai aning).
Baca juga: Universitas Teknologi Sumbawa Perkuat Kerja sama Internasional dengan Universitas di Malaysia
Berbagai produk olahan dari susu kuda liar dan madu hutan Sumbawa sudah banyak beredar di pasaran.
Tapi tidak banyak yang tahu Sumbawa memiliki banyak potensi yang lain.
Satu di antaranya adalah susu kerbau.
Bila dibandingkan dengan wilaya lain di Nusa Tenggara Barat (NTB), Sumbawa merupakan wilayah yang mengomsunsi susu kerbau tertinggi.
Susu kerbau sudah dikonsumsi oleh masyarakat Sumbawa sejak dulu, dan merupakan jenis susu yang cukup digemari selain susu sapi dan susu kambing.
Susu kerbau memiliki karakterikstik yang lebih kental dan rasa yang khas dibandingkan susu sapi.
Susu kerbau memiliki gizi yang tinggi karena kandungan kalori yang sangat tinggi sehingga sangat baik untuk dikonsumsi.
Cara mengkonsumsi susu kerbau di Sumbawa biasanya banyak dijumpai dalam bentuk susu pasterurisasi yang ditambahkan sedikit garam.
Cara ini yang yang menjadikan campuran tersebut dengan “Jadi Kebo”.
Ada juga pengolahan susu kerbau dalam bentuk Permen Susu, dan Kue “Palopo Jadi” yang sangat khas di kabupaten Sumbawa Barat (KSB).
Satu dari olahan susu yang banyak digemari adalah dalam bentuk yogurt.
Diketahui yogurt banyak mengandung probiotik yang sangat baik untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/Devi-Tanggasari-UTS.jpg)