Tunjangan Profesi Guru Dihapus di RUU Sisdiknas, Ternyata Segini Rincian Besarannya

Tunjangan profesi adalah tunjangan yang diberikan kepada guru dan dosen yang memiliki sertifikat pendidik sebagai penghargaan atas profesionalitasnya

TribunLombok.com/Sirtupillaili
Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim menemui para guru dan siswa SDN Dasan Baru di Lombok Tengah, Kamis (7/10/2021). Salah satu pro kontra RUU Sisdiknas mengenai tunjangan profesi guru yang dihapus. 

TRIBUNLOMBOK.COM - Pemerintah mengajukan RUU Sisdiknas masuk dalam Prolegnas ke DPR RI.

Salah satu pro kontra RUU Sisdiknas ini mengenai tunjangan profesi guru yang dihapus.

Dalam pasal 105 RUU Sisdiknas, tunjangan profesi guru ini tidak tercantum.

Adapun tunjangan profesi guru Tunjangan profesi guru atau TPG diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 41 Tahun 2009 tentang Tunjangan Profesi Guru dan Dosen, Tunjangan Khusus Guru dan Dosen, serta Tunjangan Kehormatan Profesor.

Baca juga: RUU Sisdiknas: Pengajar di PAUD & Satuan Pendidikan Kesetaraan Bisa Dapat Gaji Setara Guru

Tunjangan profesi adalah tunjangan yang diberikan kepada guru dan dosen yang memiliki sertifikat pendidik sebagai penghargaan atas profesionalitasnya.

TPG diberikan kepada guru dan dosen berstatus PNS maupun non-PNS setiap bulannya.

Dinukil dari Pasal 4 PP Nomor 41 Tahun 2009, besaran TPG bagi guru PNS adalah sebesar satu kali gaji pokok sebagai PNS sesuai golongannya.

TPG ini diberikan pemerintah setiap bulan, terhitung mulai Januari setelah guru atau dosen mendapatkan nomor registrasi dan mendapatkan nomor sertifikat pendidik.

Rincian Tunjangan Profesi Guru

Besaran tunjangan profesi bagi guru PNS diatur dalam PP Nomor 15 Tahun 2019 tentang Peraturan Gaji PNS Lampiran PP tersebut memuat besaran gaji pokok PNS berdasarkan golongan dan masa kerja golongan (MKG).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved