Pertamina Jatimbalinus

Lebih Dari 90.000 Kendaraan Telah Mendaftar Program Subsidi Tepat MyPertamina di Jatimbalinus

Jumlah kendaraan itu terdiri dari 58.000 kendaraan bahan bakar Pertalite dan 32.000 kendaraan bahan bakar solar.

Editor: Dion DB Putra
FOTO PERTAMINA JATIMBALINUS
Pertamina terus sosialisasikan pendaftaran hingga implementasi subsidi tepat diterapkan. 

TRIBUNLOMBOK.COM, SURABAYA – Tingginya antusiasme masyarakat turut serta dalam pendaftaran subsidi tepat BBM di beberapa Kota dan Kabupaten sejak 1 Juli 2022, membuat Pertamina terus sosialisasikan pendaftaran hingga implementasi subsidi tepat diterapkan.

Untuk wilayah Provinsi Jawa timur, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur, saat ini telah lebih dari 90.000 kendaraan mendaftar.

Baca juga: Pertamina Naikkan Harga BBM Pertamax Turbo, Dextile & Pertamina Dex, Ini Daftar Harga di 34 Provinsi

Baca juga: Apakah Aman Menggunakan Ponsel di SPBU Ketika Beli Pertalite dan Solar Pakai Aplikasi MyPertamina?

Jumlah kendaraan itu terdiri dari 58.000 kendaraan bahan bakar Pertalite dan 32.000 kendaraan bahan bakar solar.

Hal ini diungkapkan Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Arya Yusa Dwicandra, dalam keterangan persnya hari Kamis (11/8/2022).

Lebih dari 90.000 kendaraan telah mendaftar program Subsidi Tepat MyPertamina di Jatimbalinus.
Lebih dari 90.000 kendaraan telah mendaftar program Subsidi Tepat MyPertamina di Jatimbalinus. (FOTO PERTAMINA JATIMBALINUS)

“Hingga tanggal 10 Agustus kemarin, 90.000 kendaraan telah melakukan pendaftaran subsidi tepat bahan bakar Solar dan Pertalite. Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada para pendaftar karena kami yakin kedepannya penyaluran subsidi akan tepat sasaran kepada mereka yang berhak mendapatkan subsidi BBM jenis solar dan pertalite,” ujar Arya.

Dari 90.000 kendaraan tersebut, kata dia, 80 persen atau sebanyak 72.000 kendaraan berasal dari Jawa Timur, 10 persen atau 9.000 kendaraan dari Bali, provinsi NTB sebanyak 5.800 kendaraan dan sebanyak 3.200 kendaraan telah mendaftar di Provinsi NTT.

Meskipun implementasi belum dilakukan, namun Arya mengingatkan seluruh konsumen yang mengkonsumsi produk BBM solar subsidi dan pertalite sebaiknya melakukan pendaftaran kendaraannya.

“Bagi kendaraan yang tidak mengkonsumsi Pertalite dan Solar subsidi tentunya tidak perlu melakukan pendaftaran. Kami berterima kasih dan mengapresiasi konsumen yang telah membeli produk selain Pertalite dan solar subsidi karena kedua produk tersebut hanya diperuntukkan bagi mereka yang memang layak disubsidi,” ungkar Arya.

Subsidi yang tepat sasaran ini menjadi penting, mengingat Pemerintah sendiri telah berkontribusi besar mengalokasikan dana hingga Rp 520 triliun untuk subsidi energi pada tahun 2022.

Pertamina terus sosialisasikan pendaftaran hingga implementasi subsidi tepat diterapkan.
Pertamina terus sosialisasikan pendaftaran hingga implementasi subsidi tepat diterapkan. (FOTO PERTAMINA JATIMBALINUS)

Dalam memastikan subsidi energi dapat disalurkan tepat sadaran, Pertamina Patra Niaga harus mematuhi regulasi yang berlaku, seperti Peraturan Presiden No. 191/2014 serta Surat Keputusan (SK) Kepala BPH Migas No. 04/P3JBT/BPH Migas/KOM/2020.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved