Jemaah Calon Haji Kota Mataram Jadi yang Pertama Diberangkatkan ke Tanah Suci

Kemudian lima kloter lain akan menyusul dengan jadwal terbang pada 21 Juni, 23 Juni, 24 Juni, 25 Juni, terakhir pada 27 Juni.

Penulis: Patayatul Wahidah | Editor: Lalu Helmi
TRIBUNLOMBOK.COM/PATAYATUL WAHIDAH
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama NTB (Kemenag NTB) Zaidi Abdad 

Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Patayatul Wahidah

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemeneterian Agama (Kemenag) NTB memastikan persiapan keberangkatan Jamaah Calon Haji (JCH) berjalan lancar.

Pemberangkatan JCH kloter pertama dimulai 20 Juni 2022 yang diawali oleh jamaah haji asal Kota Mataram.

“Tapi saya sampaikan insha Allah kloter pertama itu dari Kota Mataram jadi tanggal 19 kemudian tanggal 20 terbang,” kata Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama NTB (Kemenag NTB) Zaidi Abdad beberapa hari lalu.

Baca juga: Berangkat 27 Juni ke Tanah Suci, Jemaah Calon Haji Lombok Barat Mendapat Arahan Bupati

Baca juga: 325 Petugas Haji Indonesia 2022 Berangkat ke Arab Saudi Siapkan Layanan Akomodasi hingga Kesehatan

Terkait persiapan pemberangkatan JCH, Kanwil Kemenag NTB telah berkoordinasi dengan Pemprov NTB untuk memastikan keamanan dan pelayanan jamaah.

Selain itu, petugas haji juga telah dibekali bimbingan teknis (bimtek) pada Selasa (31/5/2022).

Dengan harapan bahwa JCH tahun ini dapat mendapatkan pelayanan haji dengan maksimal.

“Nah itu (petugas haji) telah bimtek di asrama haji di ruang belakang selama 3 hari,” imbuhnya.

Pemberangkatan JCH dari NTB dimulai pada 20 Juni 2022 diawali dari kloter JCH Kota Mataram.

Kemudian lima kloter lain akan menyusul dengan jadwal terbang pada 21 Juni, 23 Juni, 24 Juni, 25 Juni, terakhir pada 27 Juni.

JCH regulator yang diberangkatkan berjumlah 2.042 orang.

Dengan sekitar 32 orang jamaah cadangan naik status menggantikan jamaah haji reguler yang mundur dengan beragam alasan.

“Karena ada jamaah haji yang mengundurkan diri, ada pindah emberkasi, ada juga yang meninggal dan seterusnya dan sampai hari ini ada 32 orang cadangan yang bisa masuk tahun ini,” jelasnya.

Dari data yang dihimpun Kanwil Kemenag NTB, 35 JCH reguler batal berangkat tahun ini yang terdiri dari 26 orang menunda sementara 9 orang meninggal dunia.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved