Selasa, 14 April 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Ngamen Pakai Seragam Karyawan Indomaret, Pemuda di Mataram Ini Curi Perhatian

Rifky (20), seorang karyawan ritel Indomaret di Kota Mataram memanfaatkan waktu senggang dengan mengamen menggunakan baju khas Indomaret. 

Penulis: Jimmy Sucipto | Editor: Sirtupillaili
TRIBUNLOMBOK.COM/JIMMY SUCIPTO
Rifky(20), pekerja ritel modern yang mengamen menggunakan baju khas Indomaret di sela-sela waktu kerja, di Warmindo, Seruni, Mataram. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Jimmy Sucipto 

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Rifky (20), seorang karyawan ritel Indomaret di Kota Mataram memanfaatkan waktu senggang dengan mengamen menggunakan baju khas Indomaret. 

Tanpa malu-malu dia ngamen dari kafe ke kafe demi tambahan penghasilan. Hal itu semata-mata dilakukan demi meringankan beban ekonomi keluarga.

Pekerjaan mengamen bahkan sudah dilakukannya sejak duduk di bangku SMA.

Ditemui TribunLombok.com saat mengamen di Warmindo, Seruni, Mataram, pemuda ini tidak canggung bercerita tentang pekerjaanya itu. 

Dengan baju khas ritel modern Indomaret yang berwarna biru, Rifky bertugas sebagai Peramu Niaga, dengan lama berkerja empat bulan.

Baca juga: Lalu Prima Jelantik, Pemain Musik Cilokak di Gawe Rapah Desa Mareje

Baca juga: Siswi SMAN 2 Praya Loteng Lolos Internasional Mask Festival, Seni Pertunjukan Tari Pakai Topeng

Sehari-hari ia bertugas di Majeluk, Mataram. Sehingga ia memilih ke lokasi yang lebih jauh untuk mengamen, seperti wilayah Seruni.

Warmindo menjadi lokasi ke duanya untuk mengamen. Sebelumnya dia ngamen di Bakso Monggo-Monggo, Punia, Mataram.

Saat ditanyakan oleh TribunLombok, Rifky mengaku tidak mengganti bajunya akibat jadwal kerjanya yang harus bergeser.

“Harusnya saya masuk siang, tapi diganti karena ada pekerja yang baru dan belum bisa masuk Malam,” ucapnya.

Dengan baju indomaret yang dibalut dengan sweater itu, ia tidak malu mengamen.

Pasalnya, Rifky telah mengamen sejak kelas 2 SMA.

Karena waktunya cukup senggang, ia menyempatkan diri untuk mengamen.

“Saya mengamen sebentar saja mas, menggunakan motor teman yang sedang berkerja di ritel,” tambahnya.

Hasil mengamennya pun akan dipergunakan membeli makanan, dan juga bensin motor atau uang rokok kepada rekannya yang sudah meminjamkannya motor.

Sumber: Tribun Lombok
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved