Komisi III DPRD KSB Kunker ke Dishub Sumbawa Bahas Operasional Kapal Cepat

Dinas Perhubungan Kabupaten Sumbawa mempertimbangkan untuk mengaktifkan kembali Kantor Pelabuhan Alas

DOK. HUMAS DPRD KSB
Pimpinan dan anggota Komisi III DPRD Kabupaten Sumbawa Barat melakukan kunjungan kerja ke Dinas Perhubungan Kabupaten Sumbawa, Kamis (19/5/2022). 

TRIBUNLOMBOK.COM - Pimpinan dan anggota Komisi III DPRD Kabupaten Sumbawa Barat melakukan kunjungan kerja ke Dinas Perhubungan Kabupaten Sumbawa, Kamis (19/5/2022).

Rombongan diterima kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sumbawa Abdul aziz dan Kabid Lantas Hayatuddin beserta jajarannya.

Ketua Komisi III DPRD KSB Sudarli mengatakan, kunker konsultasi ini dilakukan untuk menjajaki peluang kerja sama Perusda Kabupaten Sumbawa Barat dengan PO Travel di daerah tersebut.

Baca juga: Komisi III DPRD KSB Kunjungan Kerja ke RSUD Provinsi NTB, Bahas Layanan Pasien Rujukan

"Guna mendukung operasional kapal cepat yang ada di kabupaten sumbawa Barat," ucapnya dalam keterangan tertulis.

Sudarli menyebut, Dinas Perhubungan Kabupaten Sumbawa mempertimbangkan untuk mengaktifkan kembali Kantor Pelabuhan Alas.

"Agar transportasi atau travel yg mengangkut penumpang bisa diantarkan dari Alas ataupun Tano," urainya.

Fungsi strategis lainnya yakni supaya ada kerja sama dengan Perusda mengenai ijin keluar.

"Dengan demikian usaha-usaha kecil yang ada di sepanjang jalan menuju pelabuhan hidup," sebut Sudarli.

Meski demikian, Sudarli memberi catatan tentang perlunya regulasi yang mengatur operasional kapal cepat.

Alasannya, selain akan berdampak positif pada peningkatan PAD, juga sekaligus sebagai alat kontrol dalam hal pengawasan.

"Mengawasi agar tidak sampai terjadi persaingan tidak sehat antar pengusaha jasa transportasi atau travel," terang Sudarli.

Untuk menindaklanjuti itu, Dinas Perhubungan Kabupaten Sumbawa akan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait.

Baca juga: Komisi II DPRD KSB Studi Banding ke Lombok Barat Cari Referensi Regulasi & Tahapan Pilkades Serentak

Selanjutnya, Dinas Perhubungan Kabupaten Sumbawa akan menindaklanjuti pertemuan ini dengan memfasilitasi pertemuan dengan pelaku usaha jasa transportasi.

"Dinas perhubungan kedua daerah akan membuat regulasi tentang Organda," tutup Sudarli.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved