Kamis, 28 Mei 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Rosa Isabel Gedor Peti Matinya dari Dalam, Keluarga Tercengang karena dia Masih Hidup

Keluarganya tercengang. Saat mereka membuka peti mati menemukan mata wanita Peru tersebut terbuka menatap mereka.

Tayang:
Editor: Dion DB Putra
CEN via DAILY MAIL - KOMPAS.COM
Pemakaman seorang wanita di Peru terhenti ketika wanita itu mulai menggedor tutup peti mati untuk mengatakan dia masih hidup pada Selasa (26/4/2022). 

TRIBUNLOMBOK.COM,LIMA - Prosesi pemakaman Rosa Isabel Cespede Callaca (36) mendadak terhenti ketika wanita itu menggedor tutup peti matinya untuk mengatakan dia masih hidup.

Keluarganya tercengang. Saat mereka membuka peti mati menemukan mata wanita Peru tersebut terbuka menatap mereka.

Rosa yang masih dalam peti mati dilarikan dengan pikap ke Rumah Sakit Referensi Ferrenafe. Tiba di sana dia dengan cepat dihubungkan ke mesin pendukung kehidupan.

Baca juga: Setelah Idul Fitri, Makam Nyato di Rembitan Lombok Tengah Ramai Dikunjungi Peziarah

Baca juga: Hari Kedua Lebaran, Warga Ziarah Makam di Lombok Tengah Masih Ramai

Petugas medis di rumah sakit itu yang ragu-ragu mengonfirmasi bahwa Rosa memang memiliki tanda-tanda vital meskipun sangat rendah.

Setelah itu kondisi Rosa Isabel sedikit membaik dengan bantuan alat pendukung, memberikan harapan bahwa keajaiban sedang berlangsung.

Akann tetapi kondisi Rosa kemudian memburuk dengan cepat dan dia meninggal beberapa jam kemudian.

Penjaga pemakaman Juan Segundo Cajo berkata: “(Dia) membuka matanya dan berkeringat. Saya segera pergi ke kantor saya dan menelepon polisi.”

Dilansir dari Daily Mail pada Selasa (3/5/2022), sebuah video yang diambil tak lama setelah penemuan yang mencengangkan itu menunjukkan tim polisi membawa peti mati melalui kerumunan ke sebuah truk kup terbuka.

Video dipotong ke tim medis yang berdiri di atas peti mati terbuka, dengan Rosa yang tidak sadarkan diri di kaki mereka.

Rosa mengalami kecelakaan mobil yang serius di sebuah jalan di wilayah Chiclayo-Picsi, yang merenggut nyawa saudara iparnya dan melukai keponakan-keponakannya secara serius.

Rosa juga telah dinyatakan meninggal setelah kecelakaan itu dan kerabatnya telah mengatur pemakaman untuknya pada 26 April 2022 di Kota Lambayque, Peru.

Kerabatnya mengungkapkan kemarahan bahwa Rosa telah dinyatakan meninggal dan dikirim ke kamar mayat untuk pemakaman sebelum waktunya.

Seorang bibi yang tidak disebutkan namanya marah dengan rumah sakit berkata: "Kami ingin tahu mengapa keponakan saya bereaksi kemarin, ketika kami membawanya untuk dikuburkan."

"Kami memiliki video di mana dia mendorong dan menyentuh peti mati."

Ada spekulasi bahwa petugas medis di Rumah Sakit Referensi Ferrenafe tempat dia dibawa awalnya setelah kecelakaan itu salah mengira kondisi koma sebagai kematian.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved