Berita Mataram

Jelang Hari Raya Idulfitri, Lombok Epicentrum Mall Ramai Dikunjungi Masyarakat Lokal

General Manager (GM) LEM Salim Abdad mengatakan, antusiasme masyarakat melakukan aktivitas perbelanjaan pada tahun ini lebih tinggi tahun lalu.

Penulis: Robbyan Abel Ramdhon | Editor: Dion DB Putra
TRIBUNLOMBOK.COM/ROBBYAN ABEL RAMDHON
Suasana Lombok Epicentrum Mall sepekan menjelang Lebaran 2022. 

Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Robbyan Abel Ramdhon

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM – Jelang hari Raya Idulfitri 2022, Lombok Epicentrum Mall (LEM) ramai dikunjungi masyarakat lokal.

Dari pantauan Tribunlombok.com sejak Minggu malam (24/4/2022), hampir semua outlet di LEM menerima banyak tamu. Terutama di F&B dan fesyen.

Baca juga: Tak Hanya Menawarkan Kebutuhan Pokok, Gelar Pasar Tani Juga Beri Edukasi Keamanan Pangan

Baca juga: Buber Bersama Takmir Masjid Nurul Bilad, Komisaris ITDC Sebut Pelestarian Tradisi di KEK Mandalika

General Manager (GM) LEM Salim Abdad mengatakan, antusiasme masyarakat melakukan aktivitas perbelanjaan pada tahun ini lebih tinggi dibandingkan dua tahun terakhir.

Ia menduga, meningkatnya volume kunjungan masyarakat berhubungan dengan melandainya kasus pandemi covid-19 di Nusa Tenggara Barat.

“Meski begitu, protokol kesehatan tetap kami berlakukan. Jadi di semua pintu masuk, aplikasi PeduliLindungi harus dipastikan aman,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga telah menambah petugas untuk berjaga di kawasan parkir agar ketertiban kendaraan tetap terjaga dan tidak menimbulkan kemacetan.

“Mall mulai ramai jelang berbuka puasa, terutama setelah jam pulang kantor. Banyak pekerja kantoran yang melakukan acara berbuka puasa di restoran-restoran kami,” ujarnya.

Salim mengatakan, pengunjung yang datang baik untuk berbelanja maupun sekadar jalan-jalan menikmati hiburan di LEM, berasal hampir dari seluruh daerah di NTB.

“Berdasarkan plat nomor kendaraan mereka, bisa diidentifikasikan, semua pengunjung datang dari hampir semua kabupaten di NTB. Mulai dari Lombok Timur hingga Bima,” katanya.

Jika melihat tradisi berbelanja masyarakat tiap tahunnya, LEM biasanya masih akan ramai dikunjungi hingga 7 hari setelah lebaran.

“Kita sudah imbau kepada seluruh outlet untuk menyiapkan pelayanan terbaik di tempat mereka masing-masing. Karena ini adalah pengalaman berbelanja pertama masyarakat pasca melewati pandemi. Kita akan usahakan untuk meminimalisir keluhan,” demikian Salim.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved