Liga 1 Indonesia
Fans Bali United Ikhlas Bila Stefano Lilipaly Pindah ke Klub Lain
Namun, fans Bali United tampaknya sudah ikhlas dan legowo bila memang Lilipaly harus meninggalkan Bali.
TRIBUNLOMBOK.COM, DENPASAR - Kabar hengkangnya Stefano Lilipaly dari Bali United makin kencang berhembus.
Namun, fans Bali United tampaknya sudah ikhlas dan legowo bila memang Lilipaly harus meninggalkan Bali.
Kontrak Fano telah berakhir bersama Bali United per 31 Maret 2022. Namun sejauh ini belum ada kesepakatan manajemen Bali United dengan Fano terkait kontrak baru.
Baca juga: Komite Disiplin PSSI Denda Bali United Rp 50 Juta karena Tingkah Laku Buruk Tim
Baca juga: Pembicaraan M Toha dengan Bali United Sudah Jauh, Kemungkinan Besar Bergabung
Fano pun dirumorkan akan pindah ke Persib Bandung atau Persis Solo. Kini ia disebut telah sepakat dengan klub lain, yang mana bukan Persib atau Persis.
Lilipaly dikabarkan telah deal dengan klub asal Kalimantan, yang notabene saudara tua Bali United yakni Borneo FC. Kabar ini mulai berhembus pada 16 April 2022.
Kabar ini pertama kali dipublikasi oleh akun Gosip Sepakbola Indonesia di media sosial Instagram melalui unggahan Instastorynya. Isu ini pun langsung membuat geger para pendukung Bali United.
Fans Bali United tentunya masih berharap Fano bisa bertahan bersama Serdadu Tridatu musim depan. Tagar #FanoStay dan #SaveFano ramai di media sosial.
Seorang dedengkot fans Bali United, Ahmad Bersih, mengatakan secara pribadi dirinya berharap Fano bertahan tahun ini untuk menghadapi Liga 1 2022-2023 dan Piala AFC 2022.
“Tenaganya masih sangat dibutuhkan baik di Liga 1 maupun di AFC dan juga jangan dikesampingkan nilai jual Fano di mata para sponsor masih cukup jadi catatan. Sekarang kembali ke manajemen masih bisakah antara Bali United dengan Fano ada kesepakatan untuk kerjasama,” kata Ahmad Bersih kepada Tribun Bali, Minggu (17/4/2022).
Namun demikian, apabila memang Fano harus pergi, Ahmad Bersih mengatakan fans Bali United harus legowo dan ikhlas. Menurutnya, pemain datang dan pergi sudah biasa terjadi setiap musim.
“Kalau memang itu benar terjadi (Fano hengkang dari Bali United), kita harus logowo menerimanya atau menghadapinya,” ujar Ahmad Bersih, yang belum lama ini melakukan kaul berjalan kaki dari Kota Amlapura ke Stadion Dipta Gianyar setelah Bali United juara Liga 1 2021/2022.
Menurut Ahmad Bersih, hal yang wajar bagi pemain sekelas Fano mencari tempat atau klub yang baru. Apalagi, dia sudah hampir lima tahun berseragam Tridatu.
“Namanya juga pemain profesional, keluar masuk sebuah klub adalah hal yang biasa,” kata suporter yang aktif bersama Komunitas Brigaz Bali ini.
Terpisah, suporter dari komunitas Semeton Nyem Lalah (SNL), Made Lengur, mengaku sangat menyayangkan apabila Fano keluar dari Bali United.
“Pemain ini yang kasi dua gelar juara buat BU,” katanya, Minggu (17/4/2022).
Namun begitu, menurutnya keluar dan masuknya pemain sudah biasa dalam sebuah klub. Karenanya ia juga ikhlas apabila Fano harus pergi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/persija-jakarta-dan-bali-united-we.jpg)