Kamis, 21 Mei 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Perkiraan Susunan Pemain Timnas Indonesia vs St Kitts and Nevis, Elkan Baggot Starter?

Timnas Indonesia menghadapi St. Kitts and Nevis dalam laga pertama FIFA Series 2026 dalam laga yang kick off pada pukul 20.00 WIB.

Tayang:
Tribunnews.com/HERUDIN
LATIHAN PERTANDINGAN - Pesepak bola Timnas Indonesia mengikuti latihan jelang laga FIFA Series 2026 di Stadion Madya, Kompleks GBK, Senayan, Jakarta, Kamis (26/3/2026). Timnas Indonesia menghadapi St. Kitts and Nevis dalam laga pertama FIFA Series 2026 dalam laga yang kick off pada pukul 20.00 WIB. 

Ringkasan Berita:

TRIBUNLOMBOK.COM -Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) akan kembali bergema Jumat (27/3/2026) malam ini. 

Timnas Indonesia menghadapi St. Kitts and Nevis dalam laga pertama FIFA Series 2026 dalam laga yang kick off pada pukul 20.00 WIB. 

Bagi John Herdman -pelatih Timnas Indonesia- ini adalah kesempatan membuktikan bahwa pendekatannya bukan sekadar janji. 

Bagi para pemain, ini adalah panggung untuk menunjukkan progres yang selama beberapa hari ini hanya terasa di lapangan latihan.

Bagi jutaan pendukung Timnas Indonesia, laga ini adalah langkah pertama dari pemulihan — dari luka kegagalan menuju harapan baru yang mulai bersemi di bawah komando sang pelatih anyar.

Baca juga: Skuad Timnas Indonesia Lawan St. Kitts and Nevis, Menanti Strategi John Herdman

Ujian Pertama Herdman

Laga kontra Saint Kitts & Nevis malam ini menjadi ujian pertama — seberapa jauh hasil kerja keras dalam sesi latihan bisa ditransfer ke dalam pertandingan nyata. 

Herdman akan menjalani laga debutnya sebagai pelatih Timnas Indonesia

Pelatih asal Inggris dalam beberapa hari pemusatan latihan menyiratkan skema permainan yang tegas. 

Intensitas Tinggi

Intensitas latihan Timnas Indonesia meningkat tajam di bawah arahannya bukan hanya soal tempo, tetapi juga energi kolektif yang mulai terasa hidup di dalam tim. 

Striker andalan Timnas Indonesia, Ole Romeny, menjadi salah satu suara paling vokal dalam menggambarkan perubahan tersebut. 

Ia menyoroti bagaimana ritme permainan dan pressing terorganisir menjadi ciri khas yang langsung terasa sejak hari-hari pertama latihan.

"Temponya tinggi, intensitasnya juga tinggi. Saat menekan, energinya besar. Saat pegang bola, pergerakan kami juga lebih hidup," ungkap Ole Romeny, dikutip dari laman Kita Garuda via Tribunnews.com.

Pressing Terorganisasi

Salah satu fokus utama dalam sesi latihan adalah membangun sistem pressing yang tidak lagi sporadis, melainkan terorganisasi sebagai satu kesatuan tim. 

Romeny menyebut para pemain mulai memahami kapan harus menekan lawan dan bagaimana melakukannya secara kompak dan terkoordinasi.

Tak hanya aspek teknis yang berubah, atmosfer di dalam tim pun ikut bertransformasi. 

Sumber: Tribun Lombok
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved