FIFA Series
Selisih Tipis Nilai Skuad Timnas Indonesia vs Bulgaria Tak Cukup Jadi Pembeda
Indonesia menatap laga melawan Bulgaria dengan keunggulan kualitas skuad dan momentum kebangkitan di bawah asuhan pelatih baru
Ringkasan Berita:
- Indonesia menatap laga melawan Bulgaria dengan keunggulan kualitas skuad dan momentum kebangkitan di bawah asuhan pelatih baru.
- Skuad Garuda tercatat memiliki total nilai pasar mencapai Rp533,18 miliar, melampaui Bulgaria yang berada di angka Rp517,10 miliar.
TRIBUNLOMBOK.COM - Pelatih anyar Timnas Indonesia John Herdman memulai debut sempurna dengan kemenangan 4-0 atas Saint Kitts dan Nevis dalam ajang FIFA Series 2026.
Di partai final yang akan digelar besok Senin (30/3/2026), Jay Idzes Cs. ditantang Bulgaria, negara Eropa yang berada di peringkat 85 ranking FIFA.
Jika berhasil menang, Indonesia yang kini duduk di peringkat 120 dunia berpotensi mendapatkan tambahan +6,19 poin.
Tambahan poin ini cukup untuk membuat Garuda melompat ke peringkat 118 dunia, menggeser Korea Utara dan Sierra Leone.
Pertarungan di atas kertas patut menjadi perhatian dari sisi nilai skuad ataupun riwayat pertandingan keduanya.
Baca juga: Sosok Aleksandar Dimitrov: Juru Taktik Bulgaria, Pernah Jadi Asisten Pelatih Timnas Indonesia
Beda Rp16 Miliar
Skuad Garuda tercatat memiliki total nilai pasar mencapai Rp533,18 miliar, melampaui Bulgaria yang berada di angka Rp517,10 miliar, seperti dihimpun dari Tribunnews.
Selisih sekitar Rp16 miliar itu berkat pemain Indonesia yang dinilai lebih tinggi oleh pasar sepak bola Eropa dibanding lawan Eropa mereka sendiri.
Kehadiran pemain-pemain diaspora yang merumput di liga-liga Eropa, dengan Jay Idzes sebagai pemain bernilai pasar tertinggi di kubu Garuda, yakni mencapai Rp173,82 miliar.
Di sisi lain, Bulgaria mengandalkan Rosen Bozhinov sebagai pemain termahal mereka dengan nilai Rp69,53 miliar yang bahkan tidak separuh dari nilai Idzes.
Riwayat Tanpa Kemenangan
Sejak pertemuan pertama pada 21 Januari 1959 (Indonesia 0-0 Bulgaria di Stadion Ikada) hingga terakhir 4 Februari 1973 (Indonesia 0-4 Bulgaria), Skuad Garuda belum pernah menang bahkan belum mampu mencetak satu gol pun.
Bulgaria datang dalam kondisi garang setelah baru saja membantai Kepulauan Solomon dengan skor fantastis 10-2.
Produktivitas gol yang membuat barisan pertahanan lawan harap-harap cemas.
Indonesia menatap laga final pada Senin (30/6/2026) dengan keunggulan kualitas skuad secara nilai pasar, momentum kandang, dan filosofi taktis baru di bawah Herdman.
Tapi di sisi lain, histori pertandingan serta performa Bulgaria yang sedang dalam moral tinggi akan menjadi ujian tersendiri.
Bongkar Pasang Penjaga Gawang-Lini Depan
Cedera mendadak Mauro Zijlstra memaksa rotasi darurat.
| Prediksi Skor Cape Verde vs Finland, Head-to-head dan Statistik di FIFA Series 2026 |
|
|---|
| Sosok Aleksandar Dimitrov: Juru Taktik Bulgaria, Pernah Jadi Asisten Pelatih Timnas Indonesia |
|
|---|
| Tantangan Bulgaria Menanti Timnas Indonesia: Bukan Cuma Trofi, Tapi Bukti Kebangkitan |
|
|---|
| Prediksi Skor Kenya vs Estonia, Head-to-head dan Statistik di FIFA Series 2026 |
|
|---|
| Prediksi Skor Uzbekistan vs Gabon, Head-to-head dan Statistik di FIFA Series 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/FIFA-Series-2026-Timnas-Indonesia-vs-ST-Kitts-and-Nevis_20260327_222416.jpg)