Breaking News:

Rekanan Tipu Rekanan, Modus Investasi Proyek Chromebook Penanganan Covid-19 untuk SD di Lombok Timur

Proyek yang dimaksud AK ini yakni mengenai pengadaan Chromebook untuk keperluan sekolah menyelenggarakan pembelajaran jarak jauh.

Penulis: Wahyu Widiyantoro | Editor: Salma Fenty
DOK. POLRESTA MATARAM
Kasatreskrim Polresta Mataram Kompol Kadek Adi Budi Astawa (tengah) menunjukkan tersangka dan barang bukti kasus penipuan investasi proyek pengadaan barang Kemendikbud RI.  

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Wahyu Widiyantoro

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM – Bekas karyawan PT Enam Kubuku Nusantara berinisial AK (40) ditangkap polisi karena diduga menipu modus proyek penanganan Covid-19.

AK mendatangi rekanan inisial KZ asal Desa Maluk, Kecamatan Maluk, Sumbawa Barat dengan iming-iming proyek dari Kemendikbud RI.

Yakni proyek pengadaan barang dan jasa penanggulangan Covid-19.

Berupa alat teknologi informasi dan komunikasi dari pemerintah pusat.

Alat ini dialokasikan ke sejumlah SD di Kabupaten Lombok Timur.

Baca juga: Jelang Tes Pramusim MotoGP,  Sistem Listrik Tanpa Kedip Sirkuit Mandalika Diperkuat

Baca juga: Kota Mataram Masuk Kriteria Vaksin Booster, Ada yang Gratis dan Berbayar, Bagaimana Pelaksanaannya?

Untuk proyek itu, Warga perumahan Royal Zam-Zam di Desa Terong Tawah, Kecamatan Labuapi, Lombok Barat ini menawarkan syarat.

Syarat berupa uang sejumlah Rp120 juta.

“Alasannya investasi modal,” ucap Kasatreskrim Polresta Mataram Kompol Kadek Adi Budi Astawa Senin, (10/1/2022).

AK menjanjikan modal investasi ini nantinya akan dikembalikan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved