Breaking News:

Tidak Cukup Bukti, Penyelidikan Kasus Sewa Alat Berat di Bima Dihentikan

Kejati NTB menghentikan penyelidikan kasus penyewaan alat berat di Kabupaten Bima tahun anggaran 2018-2020.

TribunLombok.com/Wahyu Widiyantoro
Juru Bicara Kejati NTB Dedi Irawan 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Wahyu Widiyantoro

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Kejati NTB menghentikan penyelidikan kasus penyewaan alat berat di Kabupaten Bima tahun anggaran 2018-2020.

Alasan penghentiannya karena tidak ditemukan cukup bukti indikasi tindak pidana korupsi.

Juru Bicara Kejati NTB Dedi Irawan menguraikan, penghentian penyelidikan ini sudah sesuai prosedur.

"Tidak cukup bukti sehingga penyelidikan dihentikan," ucapnya Rabu, 5 Januari 2022.

Dalam proses penyelidikannya, Tim Intelijen Kejati NTB sudah mengklarifikasi beberapa pihak.

Diantaranya, pejabat pada Dinas PUPR Kabupaten Bima, serta pada Setda Kabupaten Bima.

Baca juga: Kasus Video Ceramah, Ustaz As-Sunnah Lombok Timur Diamankan, Kuasa Hukum: Percayakan ke Polisi

Awalnya kasus ini ditelusuri dengan dugaan anggaran ganda pada satu kegiatan yang sama.

Jaksa kemudian turun ke lapangan mengecek lokasi kegiatan alat berat.

Selanjutnya juga mendatangi rekanan yang mendapatkan kontrak penyewaan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved