Sukiman Azmy dan Indra Jaya Usman Bersaing Jadi Ketua Demokrat NTB

Dua kandidat berpeluang menjadi calon ketua DPD Partai Demokrat Nusa Tenggara Barat (NTB).

TribunLombok.com/Sirtupillaili
CALON KETUA: Dua kandidat calon ketua DPD Demokrat NTB, Indra Jaya Usman (kiri) dan HM Sukiman Azmy (kanan) diperkenalkan dalam Musda IV Demokrat NTB, Senin (20/12/2021). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM – Dua kandidat berpeluang menjadi calon ketua DPD Partai Demokrat Nusa Tenggara Barat (NTB).

Mereka adalah Bupati Lombok Timur  HM Sukiman Azmy dan Ketua DPC Partai Demokrat Lombok Barat Indra Jaya Usman (IJU).

Kedua kandidat tersebut diperkenalkan dalam Musda IV Partai Demokrat NTB, di Hotel Golden Palace, Mataram, Senin (20/12/20210).

Kedua kandidat tersebut datang dalam pembukaan Musda IV Partai Demokrat NTB dan mengikuti pleno tertutup.

Baca juga: Safari Ketum Demokrat ke Lombok, Gubernur NTB dan AHY Saling Sanjung

Dalam sistem pemilihan ketua DPD Partai Demokrat, Musda hanya menentukan apakah para calon ketua memenuhi syarat atau tidak untuk diajukan ke tim tiga Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Demokrat.

Tim tiga ini terdiri dari ketua umum, sekjen, dan kepala Badan Pembina Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (BPOKK) Partai Demokrat.

Sehingga siapa pun yang lolos menjadi calon ketua DPD hasil Musda akan diuji lagi oleh DPP melalui tim tiga.

Artinya bakal calon yang mendapat suara terbanyak dalam Musda tidak otomatis terpilih menjadi ketua DPD Demokrat NTB.

Baca juga: Berkunjung ke Lombok, AHY Konsolidasi Internal untuk Perkuat Soliditas Kader Demokrat

Kepala BPOKK DPP Partai Demokrat Herman Khaeron menjelaskan, dalam Musda akan ditetapkan terlebih dahulu siapa calonnya.

Jika dua kandidat tersebut ditetapkan menjadi calon ketua DPD, nanti akan diputuskan setelah melalui fit and proper test atau uji kepatutan oleh tim tiga DPP.

”Bagaimana mekanisme fit and proper test? tentu mereka akan memaparkan strategi cara untuk memenangkan (Demokrat) tahun 2024. Strategi itulah yang didalami dan dinilai, akan diukur untuk diputuskan melalui parameter yang telah kami tetapkan,” jelas Herman, usai pembukaan Musa IV Demokrat NTB, Senin (20/12/2021).

Bila dalam Musda terjadi kompromi dan menetapkan satu calon ketua DPD, semua itu diserahkan ke para pengurus di daerah. DPP harus mengayomi semua calon.

”Tapi ya (kami) memfasilitasi kalau memang ada pembicaraan duduk bersama, ini adalah cara yang lebih baik,” jelasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved