Breaking News:

Ada Wilayah yang Sulit Akses Internet, IGI Minta Pemetaan untuk Maksimalkan Pembelajaran Jarak Jauh

IGI minta ada pemetaan wilayah yang sulit akses internet mengingat ada bantuan kuota gratis untuk maksimalkan pembelajaran jarak jauh selama pandemi

Editor: wulanndari
YouTube FMB9ID
Tangkapan Layar Acara Diskusi Forum Merdeka Barat 9 dengan tema Perkembangan Bantuan Kuota Belajar 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fandi Permana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - IGI minta ada pemetaan wilayah yang sulit akses internet mengingat ada bantuan kuota gratis untuk maksimalkan pembelajaran jarak jauh selama pandemi.

Hal tersebut disampaikan Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI), Danang Hidayatullah yang meminta pemerintah memetakan daerah yang masih sulit menjangkau akses internet.

Hal itu disampaikannya seiring dengan rencana pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) untuk melanjutkan bantuan kuota internet untuk siswa dan guru.

Baca juga: Kemendikbud Glontorkan Kuota Gratis dan Bantuan UKT yang Cair Mulai September 2021, Ini Caranya

"Bahwa program bantuan kuota internet ini diperuntukkan untuk siswa dan guru di seluruh Indonesia, maka diharapkan pemerintah bisa memetakan daftar wilayah yang masih memiliki kesulitan dalam jangkauan akses internet agar ditingkatkan infrastrukturnya. Agar program PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh, red) ini bisa berjalan maksimal dan dimanfaatkan baik oleh seluruh siswa dan guru," inbuh Danang.

Dalam program lanjutan bantuan kuota internet ini, pemerintah juga telah meminta bantuan provider dalam hal penguatan kualitas layanan.

Akselerasi dan penguatan sinyal juga dilakukan pemerintah, berdasarkan peta koneksi yang ada.

Sedangkan bagi peserta didik, guru atau sekolah yang memiliki kendala sarana teknologi, pemerintah tengah menyiapkan program bantuan laptop kepada sekolah serta pengadaan perangkat penunjang materi PIK (Pengantar Instalasi Komputer).

Pemerintah juga mendorong kolaborasi masyarakat, serta alokasi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sebagai bagian solusi masalah tersebut.

Baca juga: Bantuan Kuota Internet Gratis dari Kemendikbud Segera Cair, Ini Jadwal dan Besaran yang Didapat

Bantuan kuota data internet tersebut akan disalurkan pada tanggal 11-15 September, 11-15 Oktober, dan 11-15 November 2021, dan berlaku selama 30 hari sejak diterima.

"Mulai bulan depan, pemerintah akan melanjutkan proses distribusi tambahan bantuan kuota data internet senilai Rp2,3 triliun bagi 26,8 juta siswa, mahasiswa, guru, dan dosen" kata PLT Kapusdatin Kemendikbud Ristek, M. Hasan Chabibie saat diskusi FMB9 ID, Kamis (12/8/2021).

Hasan menambahkan, terdapat pembaruan data penerima bantuan kuota internet bagi siswa PAUD, SD-SMP-SMA, dan Mahasiswa hingga Dosen.

Baca juga: Bantuan Kuota Internet Lanjut di 2021, Mendikbud: Kuota Internet Bisa Akses Semua Laman

Untuk itu, Hasan mengimbau agar masing-masing sekolah untuk memperbarui data penerima melalui Surat Pernyataan Tanggungjawab Mutlak (SPTJM ) di laman kuota-belajar.kemendikbud.go.id.

"Karena dipastikan ada pembaruan data terkait jumlah penerima bantuan kuota. Satuan pendidikan bisa mengunduh SPTJM di laman Kemendikbud untuk mengupdate jumlah penerima kuota tersebut," jelas Hasan.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul IGI Minta Pemerintah Petakan Daerah yang Masih Sulit Menjangkau Akses Internet

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved