Breaking News:

KPK Minta Kampus Tingkatkan Implementasi Pendidikan Antikorupsi

Wawan Wardiana meminta pimpinan perguruan tinggi meningkatkan kuantitas dan kualitas pendidikan antikorupsi (PAK) di kampus.

Penulis: Sirtupillaili
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Dok. KPK
SEMINAR ANTIKORUPSI: Suasana seminar antikorupsi untuk pimpinan perguruan tinggi, di Hotel Trans Resort Bali, Jumat (11/6/2021) 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, DENPASAR - Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Wawan Wardiana meminta pimpinan perguruan tinggi meningkatkan kuantitas dan kualitas pendidikan antikorupsi (PAK) di kampus.

“Kuantitas implementasi pendidikan antikorupsi pada jalur formal, nonformal, dan pada setiap jenjang pendidikan perlu ditingkatkan,” kata Wawan, dalam seminar antikorupsi untuk pimpinan perguruan tinggi, di Hotel Trans Resort Bali, Jumat (11/6/2021).

Seminar dihadiri 38 rektor, wakil rektor, dan pejabat pembuat komitmen (PPK) dari 16 perguruan tinggi negeri di wilayah Indonesia timur.

Baca juga: Mukanya Mirip Pencuri Ayam, Pria di Sumbawa Nyaris Diamuk Massa

Meliputi Bali, Papua, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Maluku Utara.

Selain peningkatan kuantitas, kata Wawan, juga perlu dilakukan peningkatan kualitas dengan berbagai program penguatan kapasitas PAK.

Sejumlah upaya yang telah KPK lakukan untuk terus mendorong implementasi PAK di kampus.

Baca juga: Simulasi, Potensi SAR Selamatkan Pencari Madu Jatuh di Tebing Kawasan Mandalika

Sejak 2012 lebih dari 3.500 dosen mengikuti TOT PAK.

TOT ini juga akan terus kita lakukan.

Tahun ini, akan ada 1.500 dosen baru pengampu PAK kembali mengikuti TOT. Termasuk dosen-dosen yang pernah ikut sebelumnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved