Breaking News:

Judi Sabung Ayam Resahkan Warga Sumbawa Barat, Polisi Bubarkan Arena Judi di Seteluk

Tim Puma Kepolisian Resor Sumbawa Barat membubarkan arena sabung ayam, di salah satu kebun warga di Kecamatan Seteluk Sumbawa Barat

Dok. Polres Sumbawa Barat
DIBUBARKAN: Anggota Tim Puma Kepolisian Resor Sumbawa Barat saat membubarkan judi sabung ayam di Seteluk, Sumbawa Barat, Sabtu (29/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, SUMBAWA BARAT - Judi sabung ayam di Kabupaten Sumbawa Barat semakin meresahkan warga.

Maraknya judi ini dikhawatirkan memicu aksi kriminal lainnya seperti pencurian hingga perkelahian antar kelompok.

Karena itu, upaya penertiban judi sabung ayam di Sumbawa Barat terus dilakukan.

Tim Puma Kepolisian Resor Sumbawa Barat membubarkan arena sabung ayam, di salah satu kebun warga di Kecamatan Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat, Sabtu (29/5/2021).

Para pemain judi langsung lari berhamburan saat mengetahui petugas datang membubarkan.

Baca juga: VIRAL Gadis 15 Tahun Tawari Open BO Rp 200 Ribu di Tasikmalaya, Kini Pelaku dan Pemuda Diamankan

Polisi mendapatkan dua ekor ayam di lokasi tersebut kemudian dimusnahkan.

Paur Subbag Humas Polres Sumbawa Ipda Eddy Sobandi mengatakan, pembubaran judi sabung ayam tersebut dilakukan setelah polisi menerima laporan dari warga.

Atas laporan LI-18/V/2021, tanggal 29 Mei 2021, Kasat Reskrim polres Sumbawa Barat Iptu Hilmi Manossoh Prayugo langsung memerintahkan anggotanya, unit 1 Pidum bersama Tim Puma Satreskrim Polres Sumbawa Barat untuk dilakukan pengerebekan arena sabung ayam tersebut.

Baca juga: Admin SPBU Bisa Beli Tanah dan Perabotan Rumah dalam 4 Bulan, Ternyata Gelapkan Uang Rp 650 Juta

Saat dilakukan penggerebekan, masyarakat yang sedang melakukan perjudian sabung ayam melarikan diri dengan meninggalkan dua ekor ayam.

“Dua ekor ayam tersebut sedang bertarung dan tim Puma melakukan eksekusi di tempat terhadap ayam tersebut,” katanya, Senin (31/5/2021).

Eddy menegaskan, perjudian merupakan sampah masyarakat yang bisa mengakibatkan tidak kriminalitas lainnya di tengah warga.

”Sehingga perlu kita tindak untuk mencegah kejahatan lain, serta upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat,” katanya.

(*)

Penulis: Sirtupillaili
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved