Breaking News:

Berita Lombok

Pelajar Lombok Timur Tewas Tenggelam saat Mandi di Pantai Sepolong

Alwi, pelajar asal Dasan Dewa Sukamulia, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) tewas tenggelam saat mandi di Pantai Sepolong Labuhan Haji

Dok. Basarnas Mataram
TENGGELAM: Jasad pelajar tewas tenggelam, Alwi dievakuasi tim SAR gabungan setelah proses pencarian di Pantai Sepolong Labuhan Haji, Minggu (4/4/2021).  

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili 

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TIMUR - Alwi  (16), pelajar asal Dasan Dewa Sukamulia, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) tewas tenggelam saat mandi di Pantai Sepolong Labuhan Haji

Jasad pelajar malang ini ditemukan, Minggu (4/4/2021), sekitar pukul 19.10 Wita.

Kepala Kantor SAR Mataram Nanang Sigit PH menjelaskan, korban ditemukan tim SAR gabungan di pesisir pantai, sekitar 100 meter arah timur dari lokasi kejadian.

"Korban dievakuasi dan dibawa menuju Puskesmas Labuhan Haji, selanjutnya diserahkan ke pihak keluarga," katanya, Minggu (4/4/2021). 

Baca juga: Bendungan di 4 Kecamatan Meluap, 9 Ribu Lebih KK Terdampak Banjir di Kabupaten Bima

Sebelum kejadian, korban datang ke Pantai Sepolong bersama enam temannya,untuk berwisata. 

Selanjutnya korban mandi bersama empat orang temannya.

Tonton Juga :

Selang berapa lama, tiba-tiba korban terlihat di tengah perairan pantai dan melambaikan tangan ke teman-temannya untuk meminta tolong. 

Rekannya berusaha memberikan pertolongan namun tidak berhasil dan korban tenggelam sekitar pukul 11.00 Wita.

Baca juga: Sendirian di Rumah, Remaja Yatim Piatu Dilecehkan Tetangganya, Korban Alami Trauma

Atas kejadian ini teman-teman korban sempat melakukan pencarian sekitar lokasi mandi, namun korban tidak ditemukan dan langsung melapor ke pihak terkait.

Menerima laporan itu, Kantor SAR Mataram menerjunkan tim rescue Pos SAR Kayangan untuk melakukan pencarian bersama unsur SAR lain. 

Setelah dilakukan pencarian sejak minggu siang, korban ditemukan beberapa jam kemudian.

"Dengan telah ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan ditutup," tandasnya. 

(*)

Penulis: Sirtupillaili
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved