8 Manfaat Puasa di Bulan Ramadhan untuk Kesehatan Menurut Sains

Puasa sudah terbukti memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, dari penurunan berat badan hingga efek pada fungsi otak yang lebih baik.

Editor: Wulan Kurnia Putri
medicalnewstoday.com
Ilustrasi Puasa. Puasa sudah terbukti memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, dari penurunan berat badan hingga efek pada fungsi otak yang lebih baik. 

TRIBUNLOMBOK.COM - Tinggal menghitung hari, seluruh umat Muslim akan segera melaksanakan ibadah puasa Ramadhan.

Tak hanya sebagai ibadah, dari sudut pandang sains, puasa juga memiliki banyak manfaat.

Puasa adalah ritual yang telah dilakukan sejak berabad-abad lalu dan memainkan peran sentral dalam banyak budaya dan agama.

Umumnya, selama puasa, seseorang tidak makan atau minum dalam selama satu hari penuh, mulai dari sebelum fajar hingga matahari terbenam.

Puasa sudah terbukti memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, dari penurunan berat badan bagi mereka yang memiliki berat badan berlebih, hingga efek pada fungsi otak yang lebih baik.

Melansir Healthline, Sabtu (2/5/2020), berikut ini delapan manfaat puasa didukung oleh ilmu pengetahuan atau sains.

1. Puasa mengurangi resistensi insulin

Ada beberapa penelitian yang telah menemukan manfaat puasa dalam meningkatkan kontrol gula darah. Puasa dianggap sangat berguna bagi mereka yang berisiko diabetes.

Faktanya, salah satu penelitian yang dilakukan terhadap 10 orang dengan diabetes tipe 2 menunjukkan puasa intermiten jangka pendek yang dilakukan secara signifikan dapat menurunkan kadar gula darah.

Penelitian itu telah diterbitkan dalam jurnal US National Library of Medicine National Institutes of Health (NCBI). 

Sementara dalam ulasan lainnya, menemukan puasa intermiten dan puasa alternatif sama efektifnya dengan pembatasan asupan kalori dalam mengurangi resistensi insulin.

Mengurangi resistensi insulin saat puasa dapat meningkatkan sensivitas tubuh terhadap insulin, sehingga memungkinkan untuk memindahkan glukosa dari aliran darah ke sel-sel tubuh dengan lebih efisien.

2. Puasa membantu melawan infeksi

Penelitian menunjukkan puasa dapat membantu mengurangi tingkat peradangan yang mungkin terlibat dalam perkembangan penyakit kronis, seperti penyakit jantung, kanker, dan rheumatoid arthritis.

Studi kecil menemukan efek penurunan inflamasi, ketika orang berpuasa selama 12 jam sehari selama satu bulan. Manfaatnya dapat berguna dalam mengobati kondisi peradangan, seperti multiple sclerosis.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved