Breaking News:

Diminati di Pasar Dunia, Para Menteri Jokowi Ajak Borong Produk UMKM NTB

Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut, produk-produk UMKM Provinsi NTB banyak diminati pasar manca negara

Penulis: Sirtupillaili
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
TribunLombok.com/Sirtupillaili
PRODUK LOKAL: Warga di Desa Sukarara, Lombok Tengah sedang ‘nyesek’ untuk membuat kain tenun songket khas Lombok. Foto ini diambil tahun 2016 silam. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menyebut, produk-produk UMKM Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) banyak diminati pasar manca negara.

Produk-produk tersebut antara lain kain tenun, kopi, dan hasil pertanian lainnya.

Termasuk mutiara-mutiara laut dari perairan NTB.

”Ini membuktikan produk NTB begitu kuat dan perlu dikembangkan, sehingga memiliki nilai tambah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat,” kata Luhut, saat membuka secara daring, pameran Karya Kreatif Indonesia (KKI) Bank Indonesia (BI) sesi I, di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah, Rabu (3/3/2021).

Baca juga: Tinggal di Daerah Wisata Senggigi, Nenek Sarini Bertahun-tahun Hidup Tanpa Sarana MCK Layak

Dengan mengangkat produk-produk NTB, Ia berharap gerakan tersebut memotivasi seluruh UMKM  untuk berlomba-lomba menghasilkan produk terbaik.

”Mari kita belanja dan beli produk para UMKM NTB," ajaknya, sembari mengenakan tenun khas NTB.

Tonton Juga :

Untuk menggeliatkan produk UMKM NTB, Menteri Luhut juga membeli kain tenun motif bintang dan bulan buatan UMKM Galang Songket, Desa Sukarara, Lombok Tengah.

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dalam acara itu mengatakan, selain menjadikan KEK Mandalika destinasi super prioritas, pihaknya terus mendorong supaya produk-produk lokal NTB bisa mendunia.

Baca juga: Wisatawan Tiga Gili Lombok Utara Harus Patuhi Protokol Kesehatan

Halaman
12
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved