Percepat Vaksinasi, NTB Kerahkan 1.172 Anggota Batalyon Vaksinator Covid-19
Sebanyak 1.172 anggota Batalyon Vaksinator dilatih di lapangan tenis Polda NTB, Selasa (2/3/2021).
Penulis: Sirtupillaili | Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili
TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Perang melawan pandemi Covid-19 belum berakhir.
Kasus baru terus bermunculan setiap hari.
Di sisi lain, progres vaksinasi Covid-19 belum sesuai harapan.
Karena itu, vaksinasi wajib dipercepat bagi semua kalang masyarakat.
Pemprov Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Polda NTB pun membentuk Batalyon Vaksinator.
Baca juga: WHO Sebut Covid-19 Akan Jadi Endemik, Apa Itu Endemik? Simak Penjelasan Ahli
Sebanyak 1.172 anggota Batalyon Vaksinator dilatih di lapangan tenis Polda NTB, Selasa (2/3/2021).
Tenaga vaksin berasal dari unsur TNI, Polri, dan petugas medis rumah sakit daerah maupun swasta ini dilatih khusus untuk vaksinasi Covid-19.
Pelatihan tersebut merupakan kerja sama Bidang Dokter Kesehatan (Biddokkes) Polda NTB bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi NTB, dan Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Provinsi NTB.
Baca juga: Menyinari Buah Naga di Desa Murbaya: Solusi PLN Pulihkan Ekonomi di Masa Pandemi Covid-19
Wakil Gubernur Provinsi NTB Sitti Rohmi Djalilah ucapkan terima kasih kepada TNI dan Polri terus bersinergi membantu pemerintah memerangi Covid-19 di NTB.
Ia meminta anggota Batalyon Vaksinator ProvinsiNTBB mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat.
"Saya yakin masyarakat sudah cukup paham dengan kondisi sekarang ini, bahkan sudah banyak masyarakat yang mengantri untuk divaksin," jelasnya, usai menutup acara pelatihan vaksinator, di lapangan tenis Polda NTB, Selasa (2/3/2021).
Lawan Covid-19
Sementara itu, Kepala Kepolisian Daerah NTB Irjen Pol Muhammad Iqbal menjelaskan, Batalyon Vaksin Covid-19 sengaja dibentuk sebagai serdadu yang akan melawan Covid-19.
Baik program vaksinasi atau pun kegiatan lainnya, seperti kampung sehat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/wakil-gubernur-provinsi-ntb-sitti-rohmi-djalilah.jpg)