Breaking News:

Begal Babak Belur Dihajar Warga saat Beraksi di Kopang Lombok Tengah

Pelaku begal berinisial W alias Iceng (29), warga Jenggik, Kecamatan Terara, Kabupaten Lombok Timur babak belur dihajar warga

Dok. Polsek Kopang
DIHAJAR WARGA: Pelaku begal tidak berdaya setelah dihajar warga saat beraksi Selasa (16/2/2021) malam. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH - Pelaku begal berinisial W alias Iceng (29), warga Jenggik, Kecamatan Terara, Kabupaten Lombok Timur babak belur dihajar warga saat beraksi di Kopang, Lombok Tengah, Selasa (16/2/2021).

Kapolsek Kopang AKP Suherdi menjelaskan, peristiwa terjadi sekitar pukul 22.00 Wita.

Awalnya pelaku W minta tolong kepada korban untuk diantar pulang ke arah Lombok Timur.

Korban atas nama Salahudin (17), warga Desa Bakan, Kecamatan Janapria Lombok Tengah saat itu sedang nongkrong di pasar Jelojok Kopang.

Karena kasihan, korban pun mau mengantar pelaku W ke Lombok Timur.

DIHAJAR WARGA: Pelaku begal tidak berdaya setelah dihajar warga saat beraksi Selasa (16/2/2021) malam. 
DIHAJAR WARGA: Pelaku begal tidak berdaya setelah dihajar warga saat beraksi Selasa (16/2/2021) malam.  (Dok. Polsek Kopang)

Tapi dalam perjalanan, tepatnya di jalan raya Pengkolan Pengkores, Desa Kopang Rembiga, tiba-tiba dari arah belakang, pelaku menodongkan senjata tajam (sajam) kepada korban.

Saat itu, posisi mereka berboncengan di atas motor.

Baca juga: Setelah Hamili Anak Kandung, Bapak di Bima Paksa Anak Layani Orang Gangguan Jiwa kemudian Direkam

Baca juga: 75 Ribu Masyarakat NTB Akses Layanan Listrik Secara Online

Baca juga: BMKG Catat Gempa Terkini - Tuban Diguncang Gempa 5,2 SR Sore Ini

Salahudin pun sontak terkejut karena ditodongkan pisau oleh pelaku.

Korban yang kaget langsung berhenti dan loncat dari motornya sambil teriak minta tolong.

Halaman
12
Penulis: Sirtupillaili
Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved