Breaking News:

Apa Itu Pantang dan Puasa? Begini Peraturan Pantang dan Puasa Tahun 2021

Berikut ini penjelasan mengenai apa itu pantang dan puasa. Puasa dalam umat Kristen berarti hanya makan kenyang sekali dalam sehari.

medicalnewstoday.com
Puasa. 

Kita akan mengorbankan segala kesenangan dan keuntungan sesaat dengan penuh rasa syukur atas kelimpahan karunia Tuhan.

Dengan ini, maka sifat serakah bisa dikurangi sekaligus mewujudkan penyesalan atas dosa di masa lalu.

Dengan berpuasa, maka kita bisa menemukan diri kita yang sebenarnya sehingga bisa membangun pribadi yang selaras, puasa akan membebaskan diri kita dari segala ketergantungan jasmani serta ketidakseimbangan emosi dan semangat serupa juga berlaku pada saat kita sedang berpantang.

Peraturan Pantang dan Puasa

Dikutip dari keuskupansurabaya.org, berikut ini peraturan pantang dan puasa Keuskupan Surabaya tahun 2021:

Sesuai dengan Ketentuan Pastoral Keuskupan Regio Jawa 2017, Pasal 138 No. 2.b Tentang Hari Tobat, peraturan puasa, dan pantang ditetapkan sebagai berikut :

1. Hari Puasa tahun 2021 ini, dilangsungkan pada Hari Rabu Abu tanggal 17 Februari 2021, dan Hari Jumat Sengsara dan Wafat Tuhan (Jumat Agung), tanggal 2 April 2021. Hari Pantang dilangsungkan pada Hari Rabu Abu dan tujuh Jumat selama masa Prapaskah sampai dengan Jumat Sengsara dan wafat Tuhan.

2. Yang wajib berpuasa ialah semua orang Katolik yang berumur 18 tahun sampai awal tahun ke-60. Sedangkan yang wajib berpantang ialah semua orang katolik yang berumur genap 14 tahun ke atas.

3. Puasa dalam arti yuridis, berarti makan kenyang hanya sekali (satu kali) sehari. Pantang dalam arti yuridis berarti tidak makan daging atau makanan lain yang disukai, dan tidak merokok. Berhubung peraturan puasa dan pantang cukup ringan, maka sebaiknya agar secara pribadi atau bersama-sama (dalam keluarga, biara, pastoran, lingkungan, seminari), menyepakati cara puasa dan pantang yang dirasa lebih sesuai dengan semangat tobat dan matiraga yang mau dinyatakan.

4. Hendaknya diusahakan agar setiap orang beriman kristiani, baik secara pribadi maupun bersama-sama, mengusahakan pembaharuan hidup rohani, misalnya dengan rekoleksi, retret, latihan rohani, tekun dalam ibadat jalan salib, meditasi, pengakuan dosa, adorasi, dan tekun mendalami materi APP.

Halaman
1234
Editor: Wulan Kurnia Putri
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved