Breaking News:

Temui Bahan Berbahaya, BBPOM Mataram Sita Kerupuk Seharga Rp 60,7 Juta dan Terasi Rp 63,3 Juta

BBPOM di Mataram bersama tim gabungan menyita sejumlah produk pangan mengandung bahan berbahaya

Dok. BBPOM di Mataram
BAHAYA: Kepala BBPOM di Mataram Zukifli (tengah) menunjukkan kerupuk dan terasi yang mengandung bahan berbahaya, dalam keterangan pers, Senin (15/2/2021). 

Pemeriksaan juga digelar ke beberapa pedagang terasi di Pasar Paok Motong, Lombok Timur.

Dari pedagang diperoleh informasi terasi dibeli dari Pak Ma’in, di Dasan Lekong, Lombok Timur.

Hasil penelusuran ke gudang Pak Ma’in ditemukan 83 karung masing-masing seberat 55 kilogram.

Hasil uji cepat terhadap 50 karung dinyatakan positif mengandung Rhodamin B.

Sementara 33 karung berkode AL tidak mengandung Rhodamin B.

Sumber pengadaan diakui berasal dari Safrudin Labuhan Lombok, Lombok Timur.

”Temuan terasi senilai Rp 55 juta diserahkan pemilik kepada petugas,” katanya.

Hasil dari pemeriksaan ke beberapa pedagang terasi di Pasar Mandalika, ditemukan terasi positif mengandung Rhodamin B.

Dari temuan itu, terasi Berau sebanyak 7 plastik masing-masing 100 gram, terasi lokal 4,5 karung masing-masing 70 kg, serta 2 plastik kresek masing-masing 10 kg senilai Rp 8,3 juta lebih diserahkan ke petugas.

Sehingga bila dijumlahkan, harga seluruh terasi yang disita petugas mencapai Rp 63,3 juta.

Halaman
1234
Penulis: Sirtupillaili
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved