Breaking News:

Jelang Natal dan Tahun Baru, Ratusan Botol Miras Disita Tim Gabungan

Ratisan botol minuman keras di sejumlah tempat tongkrongan anak muda disita oleh tim gabungan Mataram

Dok. Polresta Mataram
Operasi Gabung miras jelang natal dan tahun baru 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Jelang perayaan Natal dan tahun baru, kepolisian Resor Kota Mataram bersama TNI kembali melaksanakan operasi gabungan berskala besar.

Petugas gabungan mendatangi sejumlah tempat hiburan di Kota Mataram, Rabu malam (23/12/2020).

Tim juga menyasar tempat tongkrongan anak muda.

Hasilnya, petugas menemukan banyak minuman keras (miras) dijual tanpa dokumen yang sah.

Ratusan botol miras tak berizin disita petugas dari tempat-tempat hiburan malam dan beberapa toko.

Operasi Gabung miras jelang natal dan tahun baru
Operasi Gabung miras jelang natal dan tahun baru (Dok. Polresta Mataram)

Baca juga: Aksi Penganiayaan Satpam Hotel Terekam CCTV, Korban Dilecehkan di Lift Lalu Dipukul Kunci Inggris

Baca juga: Nur Asia Ungkap Sandiaga Uno Kerap Digoda Wanita Lain: Perempuan Harus Diberikan Pendidikan

Baca juga: Uang Rp 94 Juta Bertebaran di Sepanjang Jalan Raya Denpasar, Pemilik Lemas Semua Uangnya Lenyap

Baca juga: Begal Beraksi di Bypass Bandara Lombok, 4 Pelaku Diciduk 1 Orang Masih Buron

Kabag Ops Polresta Mataram Kompol Taufik menjelaskan, operasi dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan jelang Natal dan tahun baru.

"Kami tidak menginginkan dampak miras dapat mengganggu jalannya ibadah,’’ terang Taufik, Kamis (24/12/2020).

OPERASI GABUNG: Tim gabungan anggota Polresta Mataram, TNI, dan Satpol PP memeriksa sejumlah tempat hiburan yang menjual miras, Rabu malam (23/12/2020).
OPERASI GABUNG: Tim gabungan anggota Polresta Mataram, TNI, dan Satpol PP memeriksa sejumlah tempat hiburan yang menjual miras, Rabu malam (23/12/2020). (Dok. Polresta Mataram)

Kegiatan itu, merupakan rangkaian Operasi Lilin Rinjani 2020 serta menjaga kondusivitas daerah jelang pergantian tahun.

Sebelum melaksanakan operasi. Personel gabungan terlebih dahulu melaksanakan apel gelar pasukan di Halaman Pendopo Wali Kota Mataram.

Polresta Mataram menurunkan 26 personelnya dari gabungan fungsi.

Berikutnya 15 orang Babinsa Kodim 1606 Lobar, anggota Korem 162/WB dan 12 orang anggota Sat Pol PP Kota Mataram dan Provinsi NTB.

Kepada pemilik kafe, Taufik langsung memberikan surat peringatan dan diminta tidak menjual minuman keras tanpa dilengkapi dokumen.

‘’Bagi mereka yang mengantongi izin, kita sesuaikan dengan klasifikasi izinnya. Kalau tidak sesuai dengan perizinan kita lakukan penyitaan,’’ kata Taufik.

(*)

Penulis: Sirtupillaili
Editor: wulanndari
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved