Wisata Lombok
Bukit Batu Idung, Spot Sunrise dan Sunset Eksotis di Lombok Barat
Batu Idung terletak di Desa Jembatan Kembar, Kecamatan Lembar, Lombok Barat, dan masih relatif sepi
Laporan TribunLombok.com, Rizkia Ayuni Putri
TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK BARAT – Di balik perbukitan Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, terdapat permata tersembunyi bernama Bukit Batu Idung.
Tempat ini menyuguhkan keindahan yang memikat hati. Pemandangan laut, sawah, sungai, jalan raya, bahkan pelabuhan terlihat jelas dari bukit dengan ketinggian 250 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini.
Bukit Batu Idung terletak di Desa Jembatan Kembar, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat.
Tempat ini belum seramai destinasi lainnya seperti Bukit Merese atau Bukit Pergasingan.
Meski begitu, pesonanya tak kalah menarik, terutama bagi para pencinta sunrise dan sunset.
Menurut warga setempat, dinamakan Batu Idung sebab puncak bukitnya menyerupai hidung
"Dinamakan Batu Idung karena bentuk puncaknya yang menyerupai hidung saat dilihat dari kejauhan, dan inilah keunikan dari bukit ini juga,” ucap Egi, salah satu warga yang ditemui TribunLombok.com saat pendakian, Rabu (3/9/2025).
Perjalanan menuju puncak Bukit Batu Idung memakan waktu sekitar 30 hingga 45 menit, tergantung kondisi fisik dan kecepatan pendaki.
Jalurnya cukup menantang, namun masih tergolong aman untuk pemula. Sebagian besar pengunjung memilih mulai mendaki sekitar pukul 04.30 WITA agar tiba di puncak sebelum matahari muncul sepenuhnya.
Setibanya di puncak, segala rasa lelah pun sirna. Dari ketinggian, panorama alam membentang luas sejauh mata memandang. Di sisi timur, matahari muncul perlahan dari balik awan, memancarkan gradasi warna langit dari biru ke jingga hingga keemasan.
Di sisi lainnya, hamparan sawah, rumah penduduk, perbukitan, dan bahkan masjid tampak kecil dari kejauhan.
"Bukit ini jadi tempat favorit kami untuk menikmati sunrise dan sunset," ujar Alvian, salah seorang pendaki.
Batu Idung juga kerap menjadi lokasi favorit untuk berkemah, khususnya bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana tenang jauh dari keramaian kota maupun pantai.
Meski tidak terlalu tinggi, hanya 250 mdpl, bukit ini menawarkan pemandangan luas hingga ke Kota Mataram.
Dari puncak, wisatawan dapat melihat hamparan sawah hijau yang mengelilingi pemukiman warga, serta panorama Kabupaten Lombok Barat yang terlihat jelas.
Keindahan matahari terbit maupun terbenam menjadi daya tarik utama. Warna langit yang berubah dari keemasan ke jingga, berpadu dengan hijaunya sawah dan birunya laut di kejauhan, memberikan pengalaman visual yang luar biasa.
Bagi wisatawan yang ingin menyaksikan sunrise dari puncak, disarankan memulai perjalanan sebelum subuh. Sedangkan bagi yang ingin menikmati sunset, sore hari menjelang matahari tenggelam adalah waktu terbaik.
Untuk saat ini, belum ada tarif resmi yang ditetapkan sebagai tiket masuk. Namun pengunjung dikenakan biaya parkir sebesar Rp5.000 per kendaraan. Harga ini dapat berubah sewaktu-waktu, tergantung kebijakan pemilik lahan, namun tidak akan jauh berbeda dari tarif yang berlaku saat ini.
Di Bukit Batu Idung, tersedia beberapa fasilitas sederhana yang dikelola oleh warga sekitar.
Meski belum terlalu lengkap, fasilitas yang ada cukup nyaman untuk pengunjung. Beberapa di antaranya yaitu area parkir, gazebo atau berugak dan tentunya spot foto.
| Menikmati Harmoni Alam dan Kicauan Burung di Danau Biru Lombok Tengah |
|
|---|
| Pe Ngupi, Tempat Nongkrong Favorit di Suela dengan Pemandangan Sawah yang Memesona |
|
|---|
| Akhir Pekan Menenangkan di Gawar Gong: Pelarian Alam yang Menyejukkan Jiwa |
|
|---|
| Mengunjungi Wisata Pohon Purba di Lombok Timur yang Dikelola Warga Binaan Lapas |
|
|---|
| Wahana Skuter dan Sepeda Listrik di Sembalun Makin Digemari Wisatawan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/Salah-satu-spot-foto-di-Bukit-Idung-Lombok-Barat.jpg)