Senin, 18 Mei 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Perbandingan Riwayat Patrick Kluivert dan Shin Tae-yong Melatih Timnas Indonesia

Rapor kepelatihan Patrick Kluivert di Timnas Indonesia tidak lebih baik dari pendahulunya, Shin Tae-yong

Tayang:
TRIBUNNEWS
STY-KLUIVERT - Momen Shin Tae-yong (kiri) dan Patrick Kluivert saat menjadi pelatih Timnas Indonesia. Rapor kepelatihan Patrick Kluivert di Timnas Indonesia tidak lebih baik dari pendahulunya, Shin Tae-yong. 

TRIBUNLOMBOK.COM - Patrick Kluivert resmi lengser dari kursi kepelatihan Timnas Indonesia

PSSI resmi mengumumkan pemecatan Patrick Kluivert serta tim kepelatihan pada Kamis (16/10/2025) siang. 

Timnas Indonesia gagal melaju setelah dua kali kalah di Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Arab Saudi dan Irak. 

Dalam keterangan resminya, PSSI dan Tim Kepelatihan Tim Nasional Indonesia secara resmi menyepakati pengakhiran kerja sama lebih awal melalui mekanisme mutual termination.

Kesepakatan ini ditandatangani antara PSSI dan Para Pihak di Tim Kepelatihan yang sebelumnya terikat kontrak kerja sama berdurasi dua tahun.

Penghentian kerja sama ini dilakukan atas dasar persetujuan kedua pihak, dengan mempertimbangkan dinamika internal dan arah strategis pembinaan tim nasional ke depan. 

"Dengan berakhirnya kerja sama tersebut, Tim Kepelatihan tersebut tidak lagi menangani Timnas Indonesia di level senior, U23, maupun U20," demikian bunyi keterangan resmi PSSI

Merujuk riwayat melatih Timnas Indonesia senior, rapor Patrick Kluivert tidak lebih baik dari pendahulunya, Shin Tae-yong

Berikut ini perbandingan jejak kepelatihan keduanya. 

Rapor Patrick Kluivert vs Shin Tae-yong

Selama menukangi Timnas Indonesia sejak Januari 2025, Kluivert menjalani empat laga di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, dua laga persahabatan, dan dua laga putaran keempat.

Hasilnya, tiga kemenangan, sekali imbang, dan empat kali kalah.

Kemenangan diraih lawan Bahrain (1-0), Cina (1-0), dan Taiwan (6-0), dan imbang lawan Lebanon (0-0).

Kekalahan didapatkan lawan Australia (1-5), Jepang (0-6), Arab Saudi (2-3), dan Irak (0-1).

Selama dilatih Kluivert, Timnas Indonesia mencetak 11 gol, dan kebobolan 15 kali.

Berbanding terbalik dengan era Shin Tae-yong yang mendampingi Timnas senior dalam 57 pertandingan di berbagai ajang kompetisi. 

Dikutip dari Transfermarkt, Catatannya 26 kemenangan, 14 imbang, dan 17 kali kalah.

Kemenangan paling lekat di ingatan yakni 2-0 melawan Arab Saudi di putaran ketiga kualifikasi piala dunia.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved