Kamis, 7 Mei 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

250 Atlet Muaythai Bertarung di NTB, Pemanasan Sebelum PON 2028

Restu tetap optimis terhadap perkembangan muaythai di NTB. Ia berharap cabang olahraga bela diri ini semakin populer.

Tayang:
Editor: Sirtupillaili
Zulva Salsabilla
BERTARUNG - Atlet Muaythai saat bertanding di Kejurnas Muaythai 2025 di Gelanggang Pemuda Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (16/9/2025). 

Laporan Zulva Salsabilla - Stefania Lorensa Ina Tokan

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Muaythai 2025 resmi digelar di Gelanggang Pemuda Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (16/9/2025). 

Ajang yang berlangsung dari 15 hingga 20 September ini diikuti 250 atlet dari 13 provinsi. Kejurnas Muaythai ini mengusung tema “Menyongsong dan Berprestasi di PON 2028 Nusa Tenggara”.

Kejurnas ini mempertandingkan enam kategori, yakni Youth, Cadet, Junior, U-23, Senior, dan Elite. 

Salah satu yang menyita perhatian adalah pertandingan di kelas junior 48 kg. Setiap kategori dibedakan berdasarkan usia, dengan jarak dua tahun, kecuali U-23.

Muay Thai adalah seni bela diri dan olahraga pertarungan dari Thailand yang dikenal juga sebagai Thai Boxing, yang menggunakan delapan titik serangan: tangan, siku, lutut, dan tendangan.

Restu Muliamin (25), atlet senior asal Mataram mengaku memiliki kesan campur aduk saat menyaksikan laga. 

Menurutnya, kesempatan bertanding di daerah sendiri seharusnya menjadi pengalaman berharga bagi atlet tuan rumah.

“Agak kurang senang karena teman-teman kita banyak yang masih baru. Seharusnya kalau kita yang main lebih bangga, apalagi ini kejurnas dan banyak provinsi lain ikut,” ujarnya.

Baca juga: Jelang MotoGP Mandalika 2025, PLN UIW NTB Backup Kelistrikan Lebih dari 4000 kVA

Meski demikian, Restu tetap optimis terhadap perkembangan muaythai di Lombok. Ia berharap cabang olahraga bela diri ini semakin populer di tengah masyarakat.

“Harapan saya semoga muaythai di Lombok makin maju, makin jaya, apalagi sekarang lagi booming,” tambahnya.

Muaythai NTB

Eka Prasetya (30) selaku panitia menegaskan, penyelenggaraan Kejurnas ini menjadi momentum penting untuk mengukur perkembangan muaythai di NTB.

“Ini bukan pertama kalinya, melainkan kali kedua kejuaraan nasional digelar di Lombok. Harapan saya event seperti ini makin sering diadakan, apalagi menjelang Porprov, Kejurda, dan PON,” jelasnya.

Eka juga menyoroti kiprah atlet Lombok yang kian bersinar di kancah nasional maupun internasional. 

Sumber: Tribun Lombok
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved