Sirkuit Mandalika
Hasil Official Practice GT World Challenge Asia dan MFoS 2026
GT World Challenge Asia 2026 di Mandalika dimulai dengan persaingan ketat, diikuti oleh pembalap Indonesia yang tampil menjanjikan.
Ringkasan Berita:
- GT World Challenge Asia 2026 di Mandalika dimulai dengan persaingan ketat, diikuti oleh pembalap Indonesia yang tampil menjanjikan.
- Pembalap Indonesia seperti Sean Gelael dan Fitra Eri bersaing kompetitif di ajang balap internasional ini.
TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH - Ajang balap internasional GT World Challenge Asia 2026 yang digelar di Pertamina Mandalika International Circuit langsung menyuguhkan persaingan sengit sejak hari pertama, Jumat (1/5/2026), melalui sesi Official Practice, Bronze Session, dan Pre-Qualifying.
Di sesi Official Practice, tim KRC yang diperkuat oleh Cunfan Ruan dan Jesse Krohn tampil dominan dengan catatan waktu 1 menit 28,663 detik, unggul tipis atas tim Absolute Racing.
Pembalap Indonesia, Sean Gelael, menunjukkan performa menjanjikan dengan finis di posisi ketiga, sekaligus menjadi yang tercepat di kelas Silver menggunakan Ferrari 296 GT3 Evo.
Persaingan berlanjut di sesi Bronze Session yang didominasi oleh Porsche 911 GT3 R (992) Evo. Anthony Xu Liu dan Loek Hartog mencatatkan waktu terbaik 1 menit 29,414 detik, unggul tipis 0,011 detik dari pesaing terdekat. Pembalap Indonesia kembali menunjukkan kompetitifitas mereka dengan Andrés Pato di posisi ketiga dan Setiawan Santoso di posisi keempat.
Pada sesi Pre-Qualifying, intensitas persaingan semakin meningkat. Andrés Pato tampil sebagai yang tercepat dengan waktu 1 menit 28,708 detik, sementara Sean Gelael tetap konsisten berada di 10 besar. Sesi ini juga diwarnai banyak pelanggaran track limits yang menyebabkan sejumlah catatan waktu dibatalkan, menegaskan ketatnya karakter lintasan Mandalika International Circuit.
Dalam sesi jumpa pers, Sean Gelael menegaskan targetnya untuk meraih kemenangan dan menilai Mandalika International Circuit sebagai lintasan yang menantang.
“Sirkuit ini sangat enjoyable, dari layout hingga pemandangan. Kombinasi high speed dan tekniknya membuat balapan di sini selalu menarik, dan saya yakin akhir pekan ini akan penuh aksi,” ujarnya.
Sean juga menyoroti tantangan teknis lintasan Mandalika, terutama dalam menentukan setup mobil yang harus mengakomodasi karakter tikungan cepat dan lambat secara seimbang.
“Target saya selalu nomor satu. Semua tim punya tujuan yang sama, tapi kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk meraih hasil terbaik,” tambahnya.
Baca juga: Sean Gelael Bidik Podium GT World Challenge Asia Mandalika di Balapan Perdananya
Selain itu, Fitra Eri, yang berlaga di Subaru BRZ Super Series sebagai bagian dari supporting race, juga memuji karakter Mandalika International Circuit.
“Dari high speed hingga low speed, semuanya lengkap. Ditambah pemandangan pantai dan bukit yang eksotis, ini membuat pengalaman balap di Mandalika sangat berbeda,” jelas Fitra.
Fitra juga mengungkapkan bahwa ia datang lebih awal untuk menambah jam terbang dan beradaptasi dengan mobil penggerak roda belakang yang menjadi tantangan baru baginya musim ini.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/GT-WORLD-2026-DI-MANDALIKA.jpg)