Kamis, 11 Juni 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Kebakaran Bukit Sempana

Proses Pemadaman Kebakaran Bukit Sampana Sembalun Masih Berlangsung

Pemadaman kebakaran Bukit Sampana, Sembalun, masih berlangsung dengan luas terdampak sekitar 116 hektar dan delapan titik api masih terlihat.

Tayang:
Penulis: Rozi Anwar | Editor: Idham Khalid
TRIBUNLOMBOK.COM
KEBAKARAN - Tampak kebakaran di Bukit Sampana Sembalaun Lombok Timur, NTB pada Rabu (10/6/2026). Proses pemadaman kebakaran di kawasan Bukit Sampana, Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, masih terus dilakukan hingga hari ini.  
Ringkasan Berita:
  • Pemadaman kebakaran Bukit Sampana, Sembalun, masih berlangsung dengan luas terdampak sekitar 116 hektar dan delapan titik api masih terlihat.

  • Petugas menghadapi kendala geografis ekstrem, angin kencang, dan alat pemadaman seadanya seperti ranting pohon. 

 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Rozi Anwar 

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TIMUR - Proses pemadaman kebakaran di kawasan Bukit Sampana, Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, masih terus dilakukan hingga, Rabu (10/6/2026).

Tim gabungan masih berjibaku memadamkan api yang melanda kawasan perbukitan tersebut.

Kepala Seksi (Kasi) Perlindungan Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Rinjani Timur, Lalu Iskandar, mengatakan masih terlihat beberapa titik asap di lokasi kejadian kebakaran di Bukit Sampana.

"Untuk hari ini tampak masih beberapa titik asap di lokasi kebakaran," kata Iskandar, pada Rabu (10/6/2026).

Iskandar menjelaskan, petugas saat ini sedang bergerak menuju titik api yang berada di bagian lebih atas untuk berusaha memadamkan serta membuat ilaran api atau sekat bakar. Upaya ini dilakukan agar api tidak menjalar sampai ke bagian punggung bukit lainnya.

"Teman-teman masih berjuang untuk memadamkan. Harapannya siang ini sampai sore bisa kita padamkan semua," tambahnya.

Ia menjalankan, berdasarkan data yang dihimpun tim di lapangan, luas area yang terdampak kebakaran hingga pukul 11.00 Wita siang tadi mencapai 116 hektar. Sementara dari pantauan di Basecamp, masih terlihat delapan titik api.

"Kalau dari pantauan kami masih ada 8 titik api yang masih terlihat dan semoga bisa padam sore ini," tuturnya.

Baca juga: Kronologi Kebakaran Bukit Sempana: Pendaki Sempat Terjebak, Pemadaman Terkendala

Iskandar mengakui, metode pemadaman yang dilakukan masih sangat terbatas. Petugas menggunakan alat seadanya seperti ranting pohon untuk memadamkan api dengan tenaga yang cukup berat.

"Untuk menjangkau empat titik api saja, kita harus berjalan dan sampai di sana sudah capek dan lelah. Ini menggunakan alat seadanya, ranting pohon yang kita pakai," akuinya.

Kendala terbesar dalam proses pemadaman adalah kondisi geografis yang ekstrem. Tebing curam dan tiupan angin kencang menyulitkan petugas menjangkau seluruh titik api.

"Ini kan tebing curam jadi angin kencang, sehingga bagian yang tidak bisa kami jangkau ya tidak bisa kami padamkan," tutupnya.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved