Kamis, 4 Juni 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Turis Asing ke NTB Datang Lebih Banyak pada April 2026, Tapi Cuma Menginap Sebentar

Rata-rata Lama Menginap (RLM) tamu ke NTB di hotel bintang maupun non-bintang kompak mengalami penyusutan

Tayang:
TRIBUNLOMBOK.COM/Robby Firmansyah
KUNJUNGAN WISATA - Sejumlah pendaki saat melintas di Danau Segara Anak Gunung Rinjani. Rata-rata Lama Menginap (RLM) tamu ke NTB di hotel bintang maupun non-bintang kompak mengalami penyusutan meski kunjungan wisatawan meningkat. 

Ringkasan Berita:
  • Rata-rata Lama Menginap (RLM) tamu ke NTB di hotel bintang maupun non-bintang kompak mengalami penyusutan.
  • Jumlah wisatawan mancanegara yang datang melalui BIZAM pada bulan April 2026 tercatat sebanyak 8.686 orang, naik 35,13 persen.

TRIBUNLOMBOK.COM - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTB mencatat rata-rata Lama Menginap (RLM) tamu ke NTB di hotel bintang maupun non-bintang kompak mengalami penyusutan atau durasi tinggal menurun baik dalam skala bulanan maupun tahunan.

Merujuk Berita Resmi Statistik (BRS) BPS NTB yang dirilis Selasa (2/6/2026), pada hotel bintang, RLM April 2026 melosot menjadi 1,86 hari (turun 0,04 hari dari Maret 2026, dan merosot 0,12 hari dari April 2025). 

Sementara di akomodasi non-bintang, durasi inap terpangkas menjadi 1,58 hari. 

Jumlah wisatawan mancanegara yang datang melalui BIZAM pada bulan April 2026 tercatat sebanyak 8.686 orang, naik 35,13 persen dibandingkan bulan Maret 2026 yang tercatat sebanyak 6.428 orang.

Jika dibandingkan dengan bulan April 2025 yang tercatat sebanyak 7.812 orang, jumlah wisman pada April 2026 mengalami kenaikan sebesar 11,19 persen.

Baca juga: Penerbangan Haji Dongkrak Angka Penumpang Keluar NTB Via Bandara April 2026

Pilihan Tempat Menginap

Secara kumulatif, hotel non-bintang justru menjadi primadona bagi pergerakan turis asing. 

Dari total 140.284 tamu yang menginap di akomodasi non-bintang, porsi wisman mendominasi hingga 42,44 persen (59.538 orang). 

Angka ini lebih tinggi secara persentase dibandingkan porsi wisman di hotel bintang yang berada di angka 36,06 persen (35.366 orang) dari total 98.077 tamu.

Wisatawan Domestik Anjlok

Di saat pasar internasional bergeliat, alarm keras justru datang dari ceruk pasar utama pariwisata NTB, yaitu wisatawan nusantara (wisnus). Sektor domestik ini mengalami hantaman yang cukup dalam pada April 2026.

BPS NTB mendeteksi pergerakan wisnus April 2026 menyusut ke angka 1.205.922 orang. Angka ini melorot tajam sebesar 13,46 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang sempat menembus 1.393.460 orang.

Jika dibandingkan dengan bulan April 2025 yang tercatat sebanyak 1.427.974 orang, jumlah wisnus pada April 2026 mengalami penurunan sebesar 15,55 persen.

Tren Okupansi Hotel

BPS NTB mencatat adanya tren positif pada okupansi kamar hotel secara bulanan (month-to-month), namun agregat tersebut belum mampu menyamai capaian periode yang sama pada tahun lalu.

Humas BPS Provinsi NTB memaparkan bahwa Tingkat Penghunian Kamar (TPK) untuk hotel bintang merangkak naik ke angka 36,06 persen pada April 2026. 

Angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 4,79 poin dari rapor Maret 2026 yang hanya menyentuh 31,26 persen.

Namun, jika dibandingkan dengan TPK Hotel Bintang bulan April 2025 yang sebesar 38,11 persen, maka TPK April 2026 mengalami penurunan sebesar 2,05 poin.

Kondisi serupa terjadi pada sektor akomodasi non-bintang dan melati. Okupansinya melonjak 5,75 poin secara bulanan menjadi 26,59 persen dibanding Maret 2026 (20,84 persen). 

Angka ini tetap kedodoran 2,51 poin jika dihadapkan pada performa April tahun lalu yang mampu bertengger di angka 29,10 persen.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved