Ekspor NTB April 2026 Melejit, Impor Berkurang
Secara bulanan, ekspor NTB pada April 2026 saja mencapai US$ 545,19 juta tumbuh 1.294 persen year-on-year
Ringkasan Berita:
- Secara bulanan, ekspor NTB pada April 2026 saja mencapai US$ 545,19 juta tumbuh 1.294 persen year-on-year.
- Hampir seluruh nilai ekspor itu ditopang satu kelompok komoditas barang galian dan tambang non-migas.
TRIBUNLOMBOK.COM - Angka ekspor Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada April 2026 terkonsentrasi pada satu jenis komoditas dan satu negara tujuan.
BPS NTB mencatat, nilai ekspor NTB sepanjang Januari–April 2026 menembus US$ 1,25 miliar, atau melejit lebih dari 2.121 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Secara bulanan, ekspor April 2026 saja mencapai US$ 545,19 juta tumbuh 1.294 persen year-on-year.
Hampir seluruh nilai ekspor itu ditopang satu kelompok komoditas barang galian dan tambang non-migas, yang menyumbang 94,32 persen atau senilai US$ 514,21 juta dari total ekspor April 2026.
Tembaga menambahkan 3,96 persen, sementara perhiasan dan permata termasuk perak hasil smelter menyumbang 1,38 persen.
Sisanya, produk perikanan dan olahan, hanya berkontribusi di bawah 0,25 persen secara gabungan.
Baca juga: Kunjungan Turis Asing ke NTB Melonjak pada April 2026, Tingkat Penghunian Kamar Naik
Negara Tujuan Ekspor
Tiongkok menyerap 94,37 persen dari seluruh ekspor NTB bulan April 2026.
Thailand dan Hong Kong menyusul jauh di bawah, masing-masing 3,97 persen dan 1,18 persen, sementara Amerika Serikat dan Jepang hanya mendapat porsi sepersekian persen.
Lonjakan ekspor ini dipicu dimulainya kembali ekspor bijih tembaga dan konsentratnya, serta meningkatnya ekspor perak dari industri smelter lokal.
Namun di sisi lain, ekspor tembaga hasil smelter justru mengalami penurunan dibandingkan April 2025.
NTB Cetak Surplus Dagang
Nilai impor NTB pada April 2026 turun tajam 66,74 persen secara tahunan menjadi US$ 7,95 juta, dan sepanjang Januari–April 2026 total impor hanya US$ 28,67 juta, susut 69,98 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
Komoditas impor terbesar NTB pada April 2026 adalah karet dan produk turunannya, yang menyumbang 58,94 persen atau US$ 4,69 juta.
Mesin-mesin mekanik mengikuti di posisi kedua dengan 14,05 persen, lalu kendaraan dan suku cadangnya sebesar 8,85 persen, peralatan listrik 7,12 persen, serta bahan kimia 4,01 persen.
Jepang mendominasi sebagai negara asal impor dengan 57,85 persen, diikuti Amerika Serikat sebesar 28,56 persen, Singapura 6,97 persen, Australia 5,59 persen, dan Tiongkok hanya 1,03 persen.
Penurunan impor yang terjadi, menurut BPS NTB, didorong oleh berkurangnya masuknya bahan bakar mineral, mesin-mesin berat, serta benda-benda dari besi dan baja.
(*)
rilis BPS NTB April 2026
ekspor NTB April 2026
impor NTB April 2026
Nusa Tenggara Barat (NTB)
BPS NTB
| Kunjungan Turis Asing ke NTB Melonjak pada April 2026, Tingkat Penghunian Kamar Naik |
|
|---|
| Dubes Kazakhstan Tertarik Kerjasama Bidang Pendidikan-Agrikultur dengan NTB |
|
|---|
| Nilai Tukar Terus Meningkat, Kesejahteraan Petani NTB Membaik |
|
|---|
| BPS NTB Cari 5.210 Mitra Sensus Ekonomi 2026, Tegaskan Seleksi Terbuka Tanpa 'Jalur Khusus' |
|
|---|
| Kepala BPS NTB: Rekrutmen Mitra Sensus Ekonomi 2026 Berbasis Sistem |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/tambang_amman_902982.jpg)