Rabu, 3 Juni 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Haji 2026

Jemaah Haji Dilarang Bawa Pulang Air Zamzam Dalam Koper

Pelanggaran terhadap ketentuan larangan membawa air zamzam dapat mengganggu proses pemeriksaan bagasi di bandara

Tayang:
Tribunnews.com/Sri Juliati
KOPER JEMAAH - Jemaah haji Indonesia mendorong koper di ruang tunggu Bandar Udara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi, Senin (1/6/2026). Pelanggaran terhadap ketentuan larangan membawa air zamzam dapat mengganggu proses pemeriksaan bagasi di bandara. 
Ringkasan Berita:
  • Pelanggaran terhadap ketentuan larangan membawa air zamzam dapat mengganggu proses pemeriksaan bagasi di bandara.
  • Setiap jemaah haji Indonesia akan menerima air zamzam sebanyak satu galon berisi lima liter per orang setibanya di debarkasi.

TRIBUNLOMBOK.COM — Fase kepulangan jemaah haji gelombang pertama ke Tanah Air dimulai Senin (1/6/2026).

Juru Bicara Kemenhaj Maria Assegaff menyatakan larangan membawa air zamzam di dalam koper bagasi maupun koper kabin. 

Pelanggaran terhadap ketentuan ini dapat mengganggu proses pemeriksaan bagasi di bandara dan berpotensi menyebabkan keterlambatan penerbangan.

"Kami menegaskan kembali kepada seluruh jemaah agar tidak memasukkan air zamzam ke dalam koper bagasi maupun koper kabin. Memasukkan air zamzam ke dalam koper merupakan pelanggaran terhadap aturan penerbangan," tegas Maria dikutip dari laman resmi Kemenhaj.

Jemaah tidak perlu khawatir karena setiap jemaah haji Indonesia akan menerima air zamzam sebanyak satu galon berisi lima liter per orang setibanya di debarkasi masing-masing di Tanah Air melalui mekanisme resmi yang telah ditetapkan pemerintah.

Baca juga: Kenapa Sebotol Zamzam Bisa Menahan Koper Jemaah Haji di Arab Saudi?

Kemenhaj mengimbau jemaah yang masuk jadwal kepulangan untuk mempersiapkan paspor, kartu identitas, obat-obatan pribadi, dan dokumen penting di tempat yang mudah dijangkau. 

Jemaah juga diminta memperhatikan ketentuan berat dan jenis barang bawaan sesuai aturan maskapai.

Seluruh pergerakan dari hotel menuju bandara wajib mengikuti jadwal yang telah ditetapkan dan arahan petugas di lapangan.

Suhu udara di Makkah masih cukup tinggi sehingga jemaah yang menunggu jadwal kepulangan diminta memperbanyak konsumsi air putih, makan secara teratur, beristirahat cukup, dan menggunakan pelindung kepala saat beraktivitas di luar hotel. 

Jemaah juga diminta tidak memaksakan diri menjalankan ibadah tambahan apabila kondisi kesehatan tidak memungkinkan.

Perhatian khusus diberikan kepada jemaah lanjut usia, penyandang disabilitas, jemaah perempuan, dan jemaah dengan risiko kesehatan tinggi oleh ketua kloter, ketua rombongan, dan sesama jemaah.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved