Haji 2026
Pemulangan Jemaah Haji Gelombang Pertama Dimulai Hari Ini
Proses pemulangan jemaah haji Indonesia akan berlangsung bertahap hingga 1 Juli 2026.
Ringkasan Berita:
- 14 bandara embarkasi bersiap menyambut kedatangan lebih dari 200.000 jemaah.
- Jemaah gelombang kedua belum langsung pulang ke Indonesia, melainkan terlebih dahulu bergerak menuju Madinah.
TRIBUNLOMBOK.COM - Fase pemulangan jemaah haji Indonesia ke Tanah Air resmi dimulai hari ini Senin (1/6/2026).
Proses pemulangan akan berlangsung bertahap hingga 1 Juli 2026.
Sebanyak 6.798 jemaah yang tergabung dalam 17 kloter menuju Indonesia melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah pada hari pertama jadwal pemulangan.
Sejumlah jemaah mengaku berat meninggalkan Makkah setelah lebih dari sebulan menjalani ibadah.
Nuraini La Kantoro, jemaah berusia 62 tahun, mengungkapkan campuran rasa syukur dan kesedihan.
"Pasti sedih karena tidak dapat lagi beribadah seperti biasa selama 40 hari, kapan lagi bisa seperti ini. Mudah-mudahan saya pada tahun-tahun depan bisa umrah," ujarnya seperti dilaporkan langsung Tribunnews.
Di Indonesia, PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports menyiagakan 14 bandara embarkasi untuk menyambut kedatangan lebih dari 200.000 jemaah.
Baca juga: Jemaah Haji NTB Pulang ke Tanah Air Mulai Pekan Depan
Dua Gelombang, Dua Rute Kepulangan
Kepala Daerah Kerja Makkah Ihsan Faisal menjelaskan bahwa pemulangan hari ini hanya berlaku bagi jemaah gelombang pertama.
Jemaah gelombang kedua belum langsung pulang ke Indonesia, melainkan terlebih dahulu bergerak menuju Madinah untuk menjalani ibadah selama sembilan hari di Masjid Nabawi, termasuk berziarah ke Makam Nabi Muhammad SAW dan beribadah di Raudhah, sebelum akhirnya kembali ke Tanah Air.
"Alhamdulillah, para jemaah tampak senang, bangga, sehat, dan tentunya sudah rindu untuk kembali bertemu keluarga di Tanah Air," ujar Ihsan usai melepas keberangkatan jemaah bersama Sekretaris Jenderal Kemenhaj Teguh Dwi Nugroho dikutip dari Tribunnews.
14 Bandara di Indonesia Siap Sambut Jemaah Haji
Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi memastikan seluruh 14 bandara penerima dilengkapi fasilitas ramah lansia dan disabilitas, dengan petugas khusus disiagakan di titik-titik pelayanan termasuk untuk kebutuhan kursi roda. Fasilitas kesehatan juga tersedia di setiap bandara.
Di Bandara Soekarno-Hatta, kedatangan jemaah dilayani melalui Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F yang terpisah dari penumpang reguler. Koordinasi alur kedatangan telah dilakukan bersama PPIH, maskapai, AirNav Indonesia, Karantina, Imigrasi, dan Bea Cukai.
"Kami sangat memahami bahwa jemaah haji telah melakukan perjalanan jauh dan menjalani penerbangan sekitar 10 hingga 12 jam dari Tanah Suci, sehingga sangat penting bagi bandara untuk memberikan proses kedatangan yang seamless," ujarnya.
Keempat belas bandara yang melayani pemulangan adalah Soekarno-Hatta Tangerang, Juanda Surabaya, Adi Soemarmo Solo, Kertajati Majalengka, Sultan Hasanuddin Makassar, Hang Nadim Batam, Syamsuddin Noor Banjarmasin, Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Kualanamu Deli Serdang, Bandara Internasional Yogyakarta, SAMS Sepinggan Balikpapan, Zainuddin Abdul Madjid Lombok, Sultan Iskandar Muda Aceh, dan Minangkabau Padang.
(*)
| Jemaah Haji NTB Pulang ke Tanah Air Mulai Pekan Depan |
|
|---|
| Ibadah Jemaah Haji Indonesia di Armuzna Lebih Nyaman dan Terarah |
|
|---|
| Tim Pertolongan Darurat Jemaah Haji Indonesia Bersiaga di Jamarat |
|
|---|
| Jemaah Haji Indonesia Padati Mina untuk Lempar Jumrah, Waspada Panas Ekstrem-Kelelahan |
|
|---|
| Pelayanan Haji 2026: Ekosistem Haji hingga Digitalisasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/jemaah_haji_mina_922282.jpg)