Kamis, 14 Mei 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Relawan BGN Tanpa Batas Maksimal Usia, Asal Sehat dan Mampu Bekerja

Relawan MBG mengemban sejumlah fungsi operasional yang langsung bersentuhan dengan penerima manfaat.

Tayang:
TRIBUNLOMBOK.COM
RELAWAN MBG – Dapur MBG SPPG Wilayah Selaparang, Kota Mataram. Relawan MBG mengemban sejumlah fungsi operasional yang langsung bersentuhan dengan penerima manfaat. 
Ringkasan Berita:
  • Relawan MBG mengemban sejumlah fungsi operasional yang langsung bersentuhan dengan penerima manfaat.
  • BGN mendorong terbentuknya ekosistem pelaksanaan program yang inklusif, kolaboratif, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah.

TRIBUNLOMBOK.COM - Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) membuka kesempatan bagi relawan tanpa batas maksimal usia. 

Kepala BGN Dadan Hindayana menjelaskan bahwa syarat usia yang diberlakukan adalah minimal 18 tahun.

"Tidak ada batas usia maksimum selama relawan dalam kondisi sehat dan mampu bekerja," ujar Dadan di Jakarta, Kamis (7/5/2026).

Kebijakan tersebut, menurut Dadan, sejalan dengan semangat program MBG sebagai program strategis nasional yang membutuhkan keterlibatan luas dari berbagai elemen masyarakat. 

Keterbukaan terhadap seluruh kelompok usia dinilai menjadi salah satu kekuatan utama dalam mendukung keberhasilan program di berbagai daerah.

Baca juga: Dinkes Lombok Timur Terima Hasil Uji Lab Menu MBG Terkait Kasus Keracunan Tapi Belum Ungkap Isinya

Peran Relawan di Lapangan

Dalam pelaksanaannya, relawan MBG mengemban sejumlah fungsi operasional yang langsung bersentuhan dengan penerima manfaat. 

Mulai dari mendukung distribusi makanan bergizi, membantu proses pelayanan, hingga memastikan kegiatan berjalan tertib dan tepat sasaran.

Dadan menyebut keterlibatan masyarakat dalam program ini tidak hanya merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah, tetapi juga cerminan semangat gotong royong dan kepedulian sosial dalam meningkatkan kualitas gizi nasional.

"Semangatnya adalah membuka ruang partisipasi seluas-luasnya bagi masyarakat yang ingin ikut berkontribusi dalam mendukung keberhasilan program MBG," kata Dadan.

BGN mendorong terbentuknya ekosistem pelaksanaan program yang inklusif, kolaboratif, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah. 

Dengan keragaman latar belakang relawan yang terlibat, program MBG diharapkan dapat berjalan semakin efektif dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat.

Dalam pelaksanaannya, BGN mengedepankan prinsip kolaborasi, akuntabilitas, dan kebermanfaatan bagi masyarakat.

Program MBG merupakan salah satu langkah pemerintah dalam memperkuat upaya pemenuhan gizi nasional sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved