Hari Kartini 2026
Upacara Hari Kartini di Mataram Berlangsung Khidmat, Perempuan Jadi Pengibar Bendera
Upacara Hari Kartini di Mataram berlangsung khidmat dengan perempuan sebagai pelaksana utama.
Penulis: Ahmad Wawan Sugandika | Editor: Idham Khalid
Ringkasan Berita:
- Upacara Hari Kartini di Mataram berlangsung khidmat dengan perempuan sebagai pelaksana utama.
- Momentum ini menegaskan peran strategis perempuan dalam pembangunan dan kesetaraan gender.
TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Peringatan Hari Kartini kembali digelar khidmat di Kota Mataram melalui upacara di Lapangan Sangkareang, Senin (21/4/2026).
Upacara dipimpin Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Mataram, Hj. Waridah Mujibburrahman, dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk Kapolresta Mataram Hendro Purwoko, Wakil Wali Kota Mataram, Ketua DPRD, Kepala Pengadilan Negeri, Dandim 1606/Mataram, Kepala Kejaksaan Negeri, hingga Kepala BNNK Mataram.
Dalam pelaksanaannya, perempuan memegang peran penuh, mulai dari petugas upacara hingga pengibar bendera.
Para petugas pengibar bendera tampak mengenakan kebaya biru dipadukan dengan jilbab senada, menjalankan tugas dengan khidmat hingga lagu Indonesia Raya selesai dikumandangkan.
Turut hadir mendampingi Kapolresta, Ketua Bhayangkari Cabang Mataram Ny. Dyah Hendro Purwoko.
Menghadiri upacara tersebut, Kapolresta Mataram Kombes Pol Hendro Purwoko menegaskan bahwa peringatan ini merupakan bentuk penghargaan terhadap perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan kesetaraan perempuan di Indonesia.
“Peringatan Hari Kartini ini adalah bentuk penghargaan kita terhadap para pejuang terdahulu yang telah membuka jalan bagi kesetaraan gender di Indonesia,” ujarnya.
Baca juga: Semangat Kartini di Mataram: Menumbuhkan Bibit Pemimpin Perempuan Sejak Dini
Ia menambahkan, sesuai amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang dibacakan dalam upacara, momentum ini tidak hanya untuk mengenang sejarah, tetapi juga memperkuat semangat perjuangan perempuan di masa kini.
Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis dalam pembangunan, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, hingga tingkat nasional.
“Momentum ini diharapkan mampu menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus berkontribusi dalam pembangunan bangsa serta menjaga martabat perempuan agar tetap sejajar dan berdaya,” tegasnya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/HARI-KARTINI-DI-SANGKAREANG.jpg)