Selasa, 2 Juni 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Berita Lombok Barat

Hujan Lebat di Senggigi, Jalan dan Pemukiman Warga Terendam

Luapan air merendam akses jalan utama kawasan wisata hingga memasuki pemukiman penduduk di beberapa desa.

Tayang:
TRIBUNLOMBOK.COM
HUJAN LEBAT - Banjir di jalan raya kawasan Senggigi, Batulayar, Lombok Barat, Minggu (5/4/2026). Luapan air merendam akses jalan utama kawasan wisata hingga memasuki pemukiman penduduk di beberapa desa. 

Ringkasan Berita:
  • Luapan air merendam akses jalan utama kawasan wisata hingga memasuki pemukiman penduduk di beberapa desa.
  • Genangan air setinggi lutut membuat kendaraan roda dua maupun roda empat sama sekali tidak dapat melintas.

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Ahmad Wawan Sugandika

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK BARAT - Hujan dengan intensitas sangat tinggi memicu banjir di wilayah Batulayar, Kabupaten Lombok Barat, pada Minggu (5/4/2026).

Luapan air merendam akses jalan utama kawasan wisata hingga memasuki pemukiman penduduk di beberapa desa.

Yasin Abdul Aziz, karyawan swalayan di Senggigi menuturkan, hujan lebat mulai mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 12.45 WITA. 

Debit air meningkat dalam waktu singkat akibat sistem drainase yang tidak mampu menampung volume air hujan yang masif, sehingga air meluap ke badan jalan dan pemukiman.

Kondisi terparah terpantau di jalur wisata Desa Senggigi. Di Jalan Raya Senggigi, tepatnya di depan Hotel Sheraton.

Baca juga: Pemprov NTB Kucurkan Dana BTT-Bentuk TRC untuk Perbaikan Jalan Rusak Akibat Banjir

“Ketinggian air di sana mencapai di atas lutut orang dewasa,” ucapnya saat dihubungi TribunLombok.com.

Situasi serupa juga terjadi di depan Hotel Sudamala, di mana genangan air setinggi lutut membuat kendaraan roda dua maupun roda empat sama sekali tidak dapat melintas.

Hal ini mengakibatkan terjadinya antrean kendaraan yang cukup panjang dan kelumpuhan arus lalu lintas di titik-titik krusial tersebut.

Terkait kondisi darurat ini, Kapolsek Batulayar AKP I Putu Krisna Varananda memberikan gambaran mengenai parahnya situasi di lapangan yang memerlukan bantuan teknis segera. 

“Ada titik yang memang tidak bisa dilalui kendaraan sama sekali. Penanganan banjir ini memerlukan kolaborasi antarinstansi agar dampak yang ditimbulkan tidak semakin meluas,” kata AKP I Putu Krisna Varananda.

Selain jalur transportasi, ancaman banjir juga meluas ke area pemukiman warga akibat meluapnya aliran sungai.

Dusun Kerandangan, Desa Senggigi, debit air sungai terus meningkat hingga mulai memasuki halaman rumah penduduk.

Di aliran Sungai Dam Sandik, Desa Lembah Sari, luapan air juga diungkapkannya sudah mulai menggenangi area pekarangan rumah warga setempat.

Ia juga menambahkan bahwa pihak otoritas setempat telah berkoordinasi dengan Camat Batulayar untuk mendapatkan dukungan dari pihak terkait. 

Sumber: Tribun Lombok
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved