Haji 2026
Kloter Haji Lombok Timur Berangkat Perdana ke Tanah Suci
Kloter pertama keberangkatan haji NTB akan diberangkatkan ke Tanah Suci pada 22 April 2026
Ringkasan Berita:
- Kloter pertama keberangkatan haji NTB akan diberangkatkan ke Tanah Suci pada 22 April 2026.
- Secara keseluruhan, sebanyak 5.798 jemaah asal NTB akan menunaikan ibadah haji.
TRIBUNLOMBOK.COM - Pemberangkatan jemaah haji NTB 2026 menjadi momen yang sangat dinantikan, mengingat sebagian besar dari mereka telah menempuh antrean panjang bertahun-tahun lamanya.
Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kanwil Kemenhaj) NTB memastikan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M tetap berlangsung sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Kepastian ini disampaikan di tengah situasi geopolitik Timur Tengah yang masih diwarnai ketegangan, namun dinyatakan tidak berdampak pada kelancaran pemberangkatan jemaah dari Embarkasi Lombok.
Meskipun eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah masih terus berlangsung hingga saat ini, Kemenhaj NTB menegaskan bahwa kondisi tersebut belum memberikan dampak apapun terhadap jadwal pemberangkatan maupun keamanan jemaah.
Pemerintah melalui berbagai jalur koordinasi terus memantau situasi dan menyiapkan langkah antisipasi jika sewaktu-waktu diperlukan penyesuaian.
Baca juga: Tersedia 45 Klinik Kesehatan Haji di Makkah dan Madinah
Kloter Lombok Timur Berangkat Perdana
Kepala Kanwil Kemenhaj NTB, Lalu Muhammad Amin, mengungkapkan bahwa jemaah kloter pertama Embarkasi Lombok dijadwalkan memasuki asrama haji pada 21 April 2026 pukul 06.00 WITA, dan akan diberangkatkan ke Tanah Suci sehari berselang, yakni pada 22 April 2026. Kloter perdana ini berasal dari Kabupaten Lombok Timur dengan total 393 orang jemaah.
"Insya Allah pelaksanaan haji tetap berjalan sesuai jadwal. Belum ada pengaruh dari eskalasi di Timur Tengah. Jemaah haji NTB akan masuk asrama haji tanggal 21 April 2026 pukul 06.00 WITA dan akan diberangkatkan ke Tanah Suci tanggal 22 April 2026 untuk kloter pertama," tegas Amin, Selasa (31/3/2026).
5.798 Jemaah Haji NTB
Secara keseluruhan, sebanyak 5.798 jemaah asal NTB akan menunaikan ibadah haji pada musim ini.
Seluruh tahapan persiapan telah berjalan secara sistematis dan terencana, mulai dari pengajuan visa, penentuan kloter, pelaksanaan manasik haji, hingga pendidikan dan pelatihan (diklat) bagi petugas haji yang telah rampung dilaksanakan sebelum bulan Ramadan.
Amin menyampaikan imbauan kepada seluruh calon jemaah agar mulai memerhatikan kondisi fisik secara serius menjelang keberangkatan.
Para jemaah diminta untuk menjaga kesehatan dan mengurangi aktivitas fisik berat agar tiba di Tanah Suci dalam kondisi prima dan siap menjalani seluruh rangkaian ibadah.
Visa Sudah Tuntas
Salah satu catatan penting yang menjadi perhatian khusus Kanwil Kemenhaj NTB tahun ini adalah persoalan visa.
Berkaca dari pengalaman tahun sebelumnya, di mana sebagian jemaah masih belum memperoleh visa hingga mendekati hari pemberangkatan, pihaknya memastikan hal tersebut tidak akan terulang pada 2026.
"Visa telah dicetak semua dari masing-masing kloter, dan kartu nusuk akan dibagikan di embarkasi oleh syarikah. Kami terus melakukan mitigasi apabila ada perubahan, namun sampai saat ini semuanya berjalan lancar," pungkas Amin.
Kartu nusuk, dokumen resmi yang menjadi identitas dan izin akses jemaah selama berada di Arab Saudi, akan didistribusikan langsung kepada jemaah saat tiba di embarkasi oleh pihak syarikah (perusahaan layanan haji Arab Saudi).
Imbauan untuk Jemaah Haji
| Pasar Oleh-oleh Haji di Makkah: Pedagang Fasih Bahasa Indonesia, Bisa Bayar Pakai Rupiah |
|
|---|
| Cara Jemaah Haji Bawa Air Zamzam dengan Botol Ditutup Lakban Tidak Mempan |
|
|---|
| Dua Catatan Arab Saudi Terkait Penyelenggaraan Haji Indonesia: Keterbukaan Media, Kesehatan Jemaah |
|
|---|
| Suasana Haru Penjemputan 'Tamu Allah' Asal Lombok Barat |
|
|---|
| Barang Pribadi Boleh Ditinggal, Tapi Jangan Boneka Unta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/haji-2024-lombok-bandara.jpg)