Senin, 13 April 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Berita Lombok Timur

Rumah Berjarak 50 Meter dari Pos Damkar di Sambelia Kebakaran

Warga yang melihat kepulan asap langsung berteriak dan berusaha membantu, namun api cepat membesar setelah meteran listrik meledak.

Penulis: Rozi Anwar | Editor: Wahyu Widiyantoro
TRIBUNLOMBOK.COM/TANGKAP LAYAR VIDEO WARGA
KEBAKARAN RUMAH - Kebakaran melalap rumah milik Amak Sila, warga Dasan Tinggi, Desa Sambelia, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur pada Rabu (18/3/2026) pagi. Warga yang melihat kepulan asap langsung berteriak dan berusaha membantu, namun api cepat membesar setelah meteran listrik meledak. 

Ringkasan Berita:
  • Warga yang melihat kepulan asap langsung berteriak dan berusaha membantu, namun api cepat membesar setelah meteran listrik meledak.
  • Api akhirnya berhasil dijinakkan berkat gotong royong warga, meskipun rumah beserta isinya ludes terbakar.

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Rozi Anwar 

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TIMUR - Kebakaran melalap rumah milik Amak Sila, warga Dasan Tinggi, Desa Sambelia, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur pada Rabu (18/3/2026) pagi. 

Ironisnya, meskipun pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Sambelia hanya berjarak sekitar 50 meter dari lokasi kejadian, upaya pemadaman tidak maksimal. 

Rupanya mobil pemadam terkendala masalah teknis pada mesin pompa air. 

Petugas Damkar mengaku tak berdaya dan menyesalkan kejadian tersebut.

Peristiwa bermula sekitar pukul 08.30 WITA saat rumah dalam keadaan kosong karena pemilik sedang berada di ladang, sementara istri tengah berdagang. 

Warga yang melihat kepulan asap langsung berteriak dan berusaha membantu, namun api cepat membesar setelah meteran listrik meledak. 

Baca juga: Dampak Kebakaran Puskesmas Babakan: Ruang Vaksin Rusak, Jaringan Listrik Terganggu

Mesin Pompa Air Macet

Petugas Damkar Sambelia yang menerima laporan segera bergerak ke lokasi. 

Dalam hitungan menit, armada tiba di tempat kejadian. 

Namun, nahas, mesin pendorong air yang sebelumnya sempat dicoba dan berfungsi dengan baik di markas, tiba-tiba macet saat tiba di lokasi.

"Kami sudah berusaha semaksimal mungkin. Sebelum berangkat, mesin kami coba dan air keluar lancar. Tapi sesampainya di sini, mesin tidak bisa dioperasikan. Ini di luar dugaan kami," kata Ketua Pos Damkar Sambalia Lalu Budi Sasmika.

Ia menambahkan bahwa mereka langsung berupaya memperbaiki mesin di lokasi, namun api terus membesar sementara peralatan tak kunjung berfungsi. 

Situasi ini membuat petugas frustrasi, apalagi jarak markas yang sangat dekat seharusnya memudahkan penanganan dini.

Dari total 8 personel Damkar Sambelia, hanya 4 orang yang bertugas di lapangan saat kejadian. 

Dua orang sedang sakit, dan dua lainnya izin tidak masuk. 

Sumber: Tribun Lombok
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved