Cuaca NTB
Waspada! BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem dan Gelombang Tinggi di NTB 3-8 Maret
BMKG Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid Praya memperingatkan potensi cuaca ekstrem di seluruh NTB pada 3–8 Maret 2026.
Ringkasan Berita:
- BMKG Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid Praya memperingatkan potensi cuaca ekstrem di seluruh NTB pada 3–8 Maret 2026.
- Masyarakat diimbau waspada terhadap bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, puting beliung, dan pohon tumbang serta menyesuaikan aktivitas darat, laut, dan udara.
TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid Praya memperingatkan masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) agar mewaspadai potensi cuaca ekstrem pada periode 3-8 Maret 2026.
BMKG menyebutkan, gangguan atmosfer seperti bibit siklon tropis di Samudra Hindia, aktifnya gelombang atmosfer, kelembapan tinggi, serta labilitas atmosfer kuat dapat memicu hujan sedang hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang di hampir seluruh wilayah NTB.
Potensi cuaca ekstrem ini meliputi hampir di sebua kabupaten/kota di NTB yakni, Kota Mataram, Kabupaten Lombok Utara, Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Sumbawa, Sumbawa Barat, Dompu, Bima, dan Kota Bima,
Selain itu, BMKG juga memprediksi gelombang tinggi di perairan NTB.
Pada 3–5 Maret 2026, disebutkan, tinggi gelombang 1.25 - 2.5 meter di Selat Lombok baggian Selatan, Selat Alas bagian Selatan, dan Selat Sape bagian Selatan.
Masih dalam periode yang sama, BMKG juga mencatat tinggi gelombang 2.5 - 4.0 meter di perairan Selatan Pulau Lombok, Perairan Selatan Pulau Sumbawa dan Samudera Hindia Selatan NTB.
Beberapa wilayah perairan lain diperkirakan mengalami gelombang 1,25 - 2,5 meter.
Baca juga: Siaga Cuaca Ekstrem, BMKG Prediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa NTB 2-4 Maret 2026
BMKG mengimbau masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, termasuk banjir, tanah longsor, angin kencang, puting beliung, sambaran petir, dan pohon tumbang.
Perubahan cuaca yang cepat perlu menjadi perhatian, terutama dalam perencanaan perjalanan darat, laut, dan udara, serta aktivitas luar ruang lainnya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/Cuaca-Ekstrem-Landa-Lombok-Barat-Akibatkan-Puluhan-Rumah-Rusak-dan-Pohon-Bertumbangan.jpg)