Lebaran 2026
1,2 Juta Orang Diprediksi Mudik ke NTB pada Lebaran 2026
Pelabuhan penyeberangan di NTB diperkirakan akan menjadi salah satu simpul tersibuk
Ringkasan Berita:
- Prediksi pergerakan yang berasal dari Provinsi NTB sebagai provinsi asal pemudik tercatat sebesar 1,58 Juta orang.
- Pelabuhan penyeberangan di NTB diperkirakan akan menjadi salah satu simpul tersibuk, khususnya Pelabuhan Lembar.
TRIBUNLOMBOK.COM - Survei Angkutan Lebaran Nasional memperkirakan pergerakan mencapai 146 juta orang pada Angkutan Lebaran 2026.
Prediksi pergerakan yang berasal dari Provinsi NTB sebagai provinsi asal pemudik tercatat sebesar 1,58 Juta orang.
1,22 Juta orang diperkirakan akan melakukan pergerakan mudik ke NTB.
Pelabuhan penyeberangan di NTB diperkirakan akan menjadi salah satu simpul tersibuk, khususnya Pelabuhan Lembar, Lombok Barat.
Pelabuhan Lembar termasuk ke dalam tiga besar pelabuhan penyeberangan tersibuk.
Total sekitar 1,1 juta penumpang diprediksi akan menggunakan pelabuhan Lembar pada masa Lebaran 2026.
Baca juga: Pemudik dari NTB Ditaksir Capai 1,58 Juta Orang, Pelabuhan Jadi Jalur Paling Sibuk
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan selain aspek kesiapan operasional dan keselamatan penyeberangan, perlu diantisipasi juga potensi kepadatan dari dan menuju wilayah Pelabuhan Penyeberangan Lembar.
"Terapkan manajemen lalu lintas yang baik, pengaturan arus keluar masuk kendaraan, termasuk pada ketersediaan kantong-kantong parkir di sekitar wilayah pelabuhan," kata Dudy saat menemui Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal, Sabtu (28/2/2026).
Jalur Laut dan Udara Andalan NTB
Dudy mendorong agar koordinasi dan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, TNI, dan POLRI diperkuat agar keselamatan dan kelancaran angkutan Lebaran terjamin.
Dudy menekankan pentingnya kesiapsiagaan armada, dermaga, serta pengaturan arus untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan dan pemudik.
"Aspek keselamatan pelayaran juga harus selalu menjadi prioritas. Pemeriksaan kelaiklautan kapal, pemantauan cuaca, kesiapan armada dan dermaga, serta pengawasan kapasitas muatan wajib selalu dilakukan,” tegas Dudy.
Dudy menitikberatkan pembahasan pada penguatan angkutan penyeberangan, kesiapan pelabuhan, dan koordinasi antarpemangku kepentingan untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik dan wisatawan.
"Sebagai provinsi kepulauan, mobilitas masyarakat di NTB sangat bergantung pada angkutan penyeberangan dan transportasi udara, yang diperkuat oleh jalan nasional. NTB juga merupakan salah satu provinsi dengan destinasi pariwisata unggulan nasional, sehingga pada periode tertentu, termasuk Hari Libur Lebaran diprediksi akan terjadi peningkatan pergerakan tidak hanya untuk aktivitas mudik, tetapi juga dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berwisata," ujar Dudy.
Kepadatan Tempat Wisata
Selain itu, kepadatan di jalur arteri akibat aktivitas pasar tumpah dan lokasi wisata menjadi fokus antisipasi.
Terdapat 12 titik pasar tumpah dan sejumlah lokasi wisata utama yang berpotensi menimbulkan kemacetan.
| 147,5 Juta Orang Tercatat Mudik Lebaran 2026, Paling Banyak Pakai Angkutan Umum |
|
|---|
| Tersisa 40-51 Persen Pemudik akan Balik ke Rantau dari Sumatra ke Jawa dan Jawa ke Bali |
|
|---|
| Fatalitas Korban Kecelakaan Mudik Lebaran 2026 Turun 30,4 Persen |
|
|---|
| Idul Fitri 1447 Hijriah, Komunitas Muslim Indonesia di Central Florida Gelar Halal Bi Halal |
|
|---|
| Berkah Libur Lebaran, Pedagang Ikan di Loang Baloq Raup Omzet Rp1 Juta per Hari |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/kendaraan-pelabuhan-lembar-mudik-2023.jpg)