Senin, 8 Juni 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Petani Terseret Arus Banjir di Bima Ditemukan Meninggal

Ama One (67), petani Desa Hidirasa, Bima, yang terseret arus banjir saat menyeberangi sungai pada 12 Februari 2026 ditemukan meninggal.

Tayang:
Editor: Idham Khalid
Istimewa
PETANI TENGGELAM - Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah Ama One (67) di area Dam Sumi, Kabupaten Bima, setelah terseret arus banjir, Sabtu (14/2/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Ama One (67), petani Desa Hidirasa, Bima, yang terseret arus banjir saat menyeberangi sungai pada 12 Februari 2026.

  • Jenazah dievakuasi dari Dam Sumi setelah operasi SAR melibatkan SAR Bima, PolAirud, BPBD, Tagana, aparat desa, dan masyarakat setempat.

 

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Ama One (67), petani Desa Hidirasa, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, yang terseret arus banjir pada Kamis (12/2/2026) sore, akhirnya ditemukan meninggal dunia dalam operasi SAR pada Sabtu (14/2/2026).

Korban, yang akrab disapa Weli atau Ama One, awalnya dikabarkan hilang dalam perjalanan pulang dari ladang menuju rumahnya di Dusun Mangge.

Korban saat itu nekat menyeberangi sungai yang meluap akibat hujan lebat. Karena arus deras, korban langsung terseret dan dikabarkan hilang.

“Jenazah ditemukan sekitar 1 kilometer dari lokasi awal kejadian,” ujar Koordinator Lapangan Pos SAR Bima, Ryonda Aryan Murbantoko, mewakili Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi.

Baca juga: Banjir di KSB dan Dompu: Jenazah di Kuburan Terseret, Puluhan KK Terdampak

Operasi pencarian sempat dibagi menjadi dua tim. Tim pertama menyisir sepanjang bantaran sungai, sementara tim kedua menggunakan perahu karet untuk menelusuri genangan di bendungan.

Tubuh korban ditemukan sekitar pukul 10.20 WITA di area Dam Sumi, memasuki hari ketiga pencarian.

Setelah ditemukan, jenazah dievakuasi menggunakan perahu karet dan diserahterimakan kepada keluarga di rumah duka, Dusun Mangge Dalam, Desa Hidirasa.

Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, termasuk Personel Pos SAR Bima, Sat PolAirud Bima Kota, Potensi SAR Bima dan TSBK, BPBD Kabupaten Bima, Tagana Kabupaten Bima, Polsek Lambu, Babinsa, serta pihak keluarga dan masyarakat setempat.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved