Cuaca NTB
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di NTB 6-8 Februari 2026
BMKG mengeluarkan peringatan dini hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang di sejumlah wilayah NTB 6 sampai 8 Februari 2026.
Ringkasan Berita:
- BMKG mengeluarkan peringatan dini hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang di sejumlah wilayah NTB 6 sampai 8 Februari 2026.
- Dengan adanya potensi terjadinya hujan ringan-lebat dan angin kencang, masyarakat
TRIBUBLOMBOK.COM, MATARAM - Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) stasiun meteorologi Zainul Abdul Majid mengeluarkan peringatan dini cuaca hujan sedang hingga lebat selama 3 hari ke depan di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB), mulai tanggal 6-8 Februari 2026.
Adapun wilayah yang terdampak hujan ringan hingga lebat pada periode waktu tersebut yakni:
- Kabupaten Lombok Utara: Tanjung, Gangga, Kayangan, Bayan, Pemenang
- Kabupaten Lombok Timur: Selong, Pringgabaya, Aikmel, Pringgasela, Suralaga, Wanasaba, Sembalun, Suwela, Labuhan Haji, Sambelia
- Kabupaten Sumbawa: Alas, Utan, Plampang, Empang, Alas Barat, Labangka, Buer, Rhee, Maronge, Tarano
- Kabupaten Sumbawa Barat: Seteluk, Poto Tan
- Kabupaten Bima: Tambora, Sanggar, Palibelo, Bolo, Donggo, Soromandi, Woha, Lambitu, Madapangga, Wawo, Langgudu, Parado, Monta, Wera, Ambalawi
- Kabupaten Dompu: Pekat, Pajo, Huu, Dompu, Woja, Kilo, Manggalewa, Kempo
- Kota Bima: Raba, Asakota, Mpunda, Rasanae Timur, Rasanae Barat
Di wilayah Kota Mataram, ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), cuaca terpantau cerah pada Jumat (6/2/2026) pagi hari hingga sore hari.
Baca juga: Waspada Potensi Cuaca Ekstrem 2 Februari 2026: NTB Hujan Lebat-Sangat Lebat
Dengan adanya potensi terjadinya hujan ringan-lebat dan angin kencang, masyarakat diimbau untuk selalu tetap waspada dan berhatihati dengan dampak bencana yang ditim bulkan seperti banjir, tanah longsor, genangan air, angin kencang, kilat/petir, berkurangnya jarak pandang, baliho roboh, dan pohon tumbang.
Selain itu bagi pengguna dan operator jasa transportasi laut, nelayan, wisata bahari dan masyarakat yang beraktivitas di sekitar wilayah pesisir waspada tinggi gelombang yang mencapai kurang lebih 2 meter di Selat Lombok bagian selatan, Selat Alas bagian selatan, dan Samudera Hindia selatan NTB.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/HUJAN-LEBAT-DI-NTB-PADA-FEBRUARI-2026.jpg)